Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gerakan HaloPuan Ajak Kaum Ibu Lawan Stunting

Kamis, 13 Januari 2022 10:32 WIB
Anggota DPR Junico B.P. Siahaan didampingi Ketua DPC PDIP Kota Bandung Achmad Nugraha serahkan paket bantuan bagi para ibu untuk Melawan Stunting.
Anggota DPR Junico B.P. Siahaan didampingi Ketua DPC PDIP Kota Bandung Achmad Nugraha serahkan paket bantuan bagi para ibu untuk Melawan Stunting.

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bandung menyerahkan bantuan sembako dari Ketua DPR Puan Maharani untuk ratusan warga Kelurahan Babakan Surabaya, di Kecamatan Kiara Condong Kota Bandung. Pembagian paket sembako ini secara simbolis diserahkan pada acara HaloPuan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung Achmad Nugraha mengatakan, HaloPuan bersama DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, kembali menggaungkan  gerakan melawan Stunting.

Sasaran gerakan melawan stunting ini, lanjut Wakil Ketua DPRD Kota Bandung ini, bukan hanya balita, tapi termasuk juga ibu hamil, ibu menyusui, dan bahkan ibu usia subur.

Ini karena stunting hanya bisa dicegah jika ada kesadaran warga, baik kaum ibu maupun bapak, terkait asupan gizi anak dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan.

Berita Terkait : IBSW Puji KSP Moeldoko Turung Langsung Atasi Stunting

“Berapa pun angka stunting, bahkan jika hanya satu anak yang stunting, kita tetap harus waspada dengan stunting,” ujar Achmad, disela acara HaloPuan bertajuk "Kaum Ibu Melawan Stunting Mengolah Daun Kelor Menjadi Asupan Super", Rabu (12/1/2022).

Achmad juga menjelaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kondisi tubuh balita yang tidak sesuai dengan usia pertumbuhannya.

Lebih daripada itu, stunting dalam jangka panjang bisa berdampak pada kecerdasan anak dan performa kerja saat dewasa.

“Stunting bisa membuat bonus demografi yang akan diperoleh menjadi bencana,” katanya.

Berita Terkait : Varian Baru Dan Bisnis Karantina

Achmad menjelaskan program HaloPuan di Bandung, kali ini datang dengan membawa gagasan menjadikan daun kelor sebagai alternatif makanan tambahan super bagi kaum ibu dan balita.

"Kekayaan alam tumbuhan Indonesia ini digali dengan kearifan lokal. Manfaat daun kelor sudah dibuktikan karena kaya akan mikronutrisi, protein, dan karbohidrat," katanya.

Ditempat sama, anggota DPR Junico B. P. Siahaan menerangkan, kegiatan HaloPuan melawan stunting dengan membagikan paket sembako kepada warga diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak pandemi covid-19.

Adapun menyoal stunting menurut politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Bung Nico ini, stunting merupakan persoalan yang menjadi perhatian utama kader PDI Perjuangan, sehingga dia siap bergotong royong dengan siapa pun dalam menanggulangi ancaman stunting.

Berita Terkait : PSI Soroti Kasus Kekerasan Jalanan Di Kota Bandung

Terkait manfaat daun kelor, Nico mengingatkan bahwa makanan ini juga memiliki nilai ideologis.

"Kita lebih suka memberi anak makanan cepat saji padahal kekayaan makanan di Nusantara lebih memiliki nilai gizi," pungkasnya. [DR]