Dark/Light Mode

Kinclong Jadi Parpol Papan Tengah

Jurus Kritik PSI Ampuh Dongkrak Elektabilitas

Rabu, 9 Februari 2022 11:20 WIB
Kinclong Jadi Parpol Papan Tengah Jurus Kritik PSI Ampuh Dongkrak Elektabilitas

 Sebelumnya 
PSI meraih posisi kelima di survei CPCS dengan raihan 5,1 persen. Jika hasil ini kejadian di Pemilu 2024, maka PSI dipastikan masuk ke Senayan dengan sukses menembus ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) sebesar 4 persen.

Dalam hasil survei CPCS, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi juaranya dengan raihan 15,8 persen, disusul Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebesar 13 persen, dan Partai Golkar di posisi ketiga sebesar 8,1 persen.

Di posisi keempat, ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mendapatkan elektabilitas sebesar 6,5 persen.

Baca juga : Pengamat Sebut PKS Mampu Jaga Tren Elektabilitas Sebagai Oposisi

Direktur Eksekutif CPCS, Tri Okta SK menganalisa, PSI moncer di surveinya karena aktif merespons isu di masyarakat. Seperti yang dilakukan Ketum PSI Giring Ganesha mengkritisi kinerja Gubernur Anies Baswedan.

“Di balik serangan kritik PSI terhadap Anies, terjadi semacam simbiosis mutualisme, di mana baik PSI maupun Anies sama-sama berjuang untuk bisa maju ke kancah nasional,” ujarnya.

Padahal pada Pemilu 2019, PSI belum berhasil menembus Senayan, tapi baru berhasil merebut kursi di tingkat DPRD. Namun, partai ini termasuk konsisten merangkak naik elektabilitasnya.

Baca juga : KPK Ancam Perkarakan Notaris

Menurut Okta, ini tidak lepas dari keberhasilan parpol berbasis generasi milenial tersebut menggunakan capaian kursi legislatif di tingkat lokal.

Survei CPCS dilakukan pada 21-30 Januari 2022, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap responden yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei sebesar ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.