Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dilantik AHY Jadi Ketua DPD Jakarta, Mujiono Siap Menangkan Demokrat

Selasa, 15 Maret 2022 13:59 WIB
Pelantikan Ketua DPD Demokrat Jakarta, Mujiono. (Foto: ist)
Pelantikan Ketua DPD Demokrat Jakarta, Mujiono. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Usai dilantik Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta. Mujiono, Ketua DPD Demokrat Jakarta Mujiono menyampaikan orasi politiknya.

Dalam orasinya, dia mengatakan, akan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga amanah dan berjuang untuk dapat memenangkan kembali hati, pikiran dan suara warga Jakarta.  

Untuk itu, meminta seluruh jajaran pengurus Partai Demokrat dari berbagai tingkatan, khususnya Fraksi Partai Demokrat harus lebih sering turun ke akar rumput, berdialog, bertukar pikiran dan mendengarkan secara langsung aspirasi warga Jakarta.  

"Dari situ kita akan mencari solusi dan menciptakan berbagai program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dapat meringankan beban hidup warga Jakarta," ujarnya, Selasa (15/3).

Berita Terkait : Dituntut 8 Tahun Penjara, Munarman: Jaksa Kurang Serius

Mujiono pun meminta seluruh jajaran pengurus untuk bekerja bersama. Membentuk sebuah tim yang kuat dan solid. Ke depan, Mujiono berharap, pengurus DPD berkolaborsi dan bersinergi dengan Fraksi Partai Demokrat, Pengurus DPC sampai dengan Anak Ranting untuk mencapai Kemenangan Bersama.  

"Organisasi yang kita cintai ini tidak memerlukan seorang Superman melainkan sebuah Super Tim. Tahap awal pembentukan Super Tim ini telah saya jalankan, seluruh pengurus yang dilantik pada hari ini merupakan orang-orang yang telah terseleksi dan menjalani proses fit and proper agar dapat mewujudkan ‘The Right Person in The Right Place’," ucapnya.

Mujiono yang merupakan Ketua Komisi A DPRD DKI Jakata ini mengatakan, akan terus menerus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Agar DPD Demokrat DKI Jakarta menjadi mesin yang efektif dan efisien untuk melakukan tugas-tugas partai.

"Tahun 2024 sudah ada di depan mata.  Kita harus mengenang tahun 2024 itu sebagai tahun kemenangan bagi partai yang kita cintai ini," tegasnya.

Berita Terkait : Ketum Satkar Ulama Keliling Indonesia Menangkan Airlangga

Sebagai wujud kepedulian terhadap perempuan dan anak, DPD Demokrat Jakarta pun berencana membangun rumah-rumah aman bagi perempuan dan anak-anak korban KDRT atau kekerasan seksual. 

"47 persen kepengurusan baru ini berusia 40 tahun atau kurang. 39 persen diantaranya adalah perempuan.  70 persen dari mereka berpendidikan tinggi. Dengan profil seperti ini, saya yakin bahwa kita akan mampu untuk bekerja dengan speed yang tinggi dalam semangat kemajuan," kata Mujiono.

Dalam 5 tahun ke depan, selain melakukan pembinaan organisasi, SDM, material dan keuangan, komunikasi politik, jaringan konstituen, pengabdian masyarakat, kata Mujiono, adalah upaya pemenangan pilpres, pileg dan pilkada yang akan digelar secara serentak pada 2024.

Mujiono juga menyinggung eksistensi Jakarta setelah tidak menjadi Ibu Kota Negara (IKN). "Jadi Ibu Kota atau tidak, Jakarta tetap akan membangun. Urbanisasi jelas dipicu oleh kegiatan ekonomi dan bukan oleh statusnya sebagai Ibu Kota Negara," ujarnya.

Berita Terkait : Dilantik AHY Selasa Depan, DPD Demokrat DKI Diisi 42 Persen Milenial

Kata Mujiono, yang menjadi tantangan dengan hilangnya status sebagai ibu kota, hanyalah aspek pariwisata dan jasa-jasa terkait dengan hiburan. "Untuk itu kita perlu memiliki identitas baru untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan pariwisata ini," tegasnya.

DPD Demokrat Jakarta pun berkomitmen akan terus berupaya menyumbang pemikiran tentang ini. Menyelaraskan antara kemajuan dan keadilan bagi warga Jakarta.

"Kita akan mendorong gagasan untuk menjadikan Jakarta sebagai icon untuk merepresentasikan keragaman budaya Indonesia. Keragaman yang telah terbentuk selama ini harus dikapitalisasi menjadi kekuatan ekonomi. Kita membayangkan Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif dengan jaringan global di masa mendatang," tandasnya. [DRS]