Dark/Light Mode

Potensial Jadi Bupati Batang

Kaesang: Nggak Ah, Gajinya Kecil!

Kamis, 12 Januari 2023 07:45 WIB
Putera Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. (Foto: Istimewa)
Putera Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dipastikan pada 2024 mendatang akan memilih sosok Bupati dan Wakil Bupati. Saat ini, Kabupaten Batang sendiri masih dipimpin seorang Penjabat (Pj) Lani Dwi Rejeki.

Beberapanama dan tokoh di Batang pun bermunculan seba­gai calon Bupati di 2024. Salah satunya, Putera Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Pria yang baru melepas masa lajangnya beberapa bulan lalu itu, dianggap beberapa kalangan pantas dan cocok memimpin Kabupaten Batang.

Sayangnya, Kaesang sendiri saat dimintai tanggapan soal du­kungan warga di Pilkada Batang, mengaku justru tak ingin jadi pe­jabat. “Nggak. Gajinya sedikit,” ujarnya.

Ia mengaku lebih senang jadi pengusaha ketimbang kepala daerah. “Ya (mendingan jadi pengusaha). Benaran gajinya (pejabat) kecil,” ujarnya.

Baca juga : 500 Milenial Tegal Ikuti Pelatihan Daur Ulang Sampah Plastik Yang Digelar Sahabat Ganjar

Selain Kaesang, ada juga na­ma mantan Bupati sebelumnya, Wihaji. Saat itu, pria asal Sragen ini menjadi Bupati Batang periode 2017-2022 bersama Suyono sebagai wakilnya.

Wihaji merupakan putra daer­ah Kabupaten Sragen yang lahir pada 22 Agustus 1976. Putra pertama dari empat bersaudara pasangan Parijiyo dan Parmiatun ini rupanya merupakan cucu dari salah satu Abdi Dalem Magkunegaran Solo.

Wihaji merupakan alumnus sekolah bergengsi di Solo, yaitu MTsN 1 dan MAN 1 Surakarta. Dia melanjutkan kuliah di juru­san Pendidikan Agama Islam, Faklutas Tarbiyah, Sekolah Tinggi Agala Islam Negeri (STAIN) Salatiga.

Saat Pemilu 2014, Wihaji mencoba mencalonkan diri se­bagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Golkar Dapil Jateng IV (Sragen-Karangayar-Wonogiri). Namun, upaya itu pupus karenadirinya kalah dalam per­olehan suara.

Baca juga : Wajib Cuti Dan Nggak Terima Gaji Double

Hingga akhirnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda) Kabupaten Batang berlangsung, Wihaji maju mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Batang periode tahun 2017-2022 bersama Suyono yang saat itu menjabat sebagai Ketua DPC PPP. Mereka berdua diusung koalisi Partai Golkar, Hanura dan PPP.

Hasil Pilkada tersebut di luar dugaan, karena pasangan Wihaji dan Suyono unggul dengan memperoleh suara sebesar 56,6 persen. Pasangan itu mengung­guli tiga paslon lain, termasuk koalisi parpol besar, seperti PDIP dan Gerindra yang hanya memperoleh 26 persen suara.

Terkait apakah akan maju kembali di Pikkada Batang 2024, Wihaji hanya ketawa. “Hahahaha, saat ini saya su­dah jadi rakyat biasa, Mas,” ujarnya.

Selain dua nama di atas, mun­cul juga sosok Ketua DPRD Kabupaten Batang, Maulana Yusup, yang merupakan anak dari Ketua DPC PKB Batang, Fauzi Fallas. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris DPW PKB Jateng, Sukirman.

Baca juga : Pertama di Indonesia, ANTAM Hadirkan Emas Batangan Imlek Tiga Dimensi

“PKB menyiapkan kader, terusterang saja kami mau mendorongkeluarga dari kaji Keluarga Fauzi Fallas,” katanya.

Fauzi Fallas adalah Ketua DPC PKB Kabupaten Batang saat ini. Ia pernah maju pada Pilbup Batang 2017, tapi kalah denganpasangan Wihaji-Suyono.

Sukirman menyebutkan, jika tidak Fauzi Fallas, anaknya, Maulana Yusup juga bisa men­jadi calon Bupati. Saat ini, Maulana Yusup menjabat Ketua DPRD Kabupaten Batang. Ia ingin, pada Pilbup Batang 2024, PKB mengusung calon bupati sendiri. Sebab, jumlah kursi di Kabupaten Batang mencukupi.

“Kami ini pemenang pileg di Batang dengan 10 kursi. Kami bisa mencalonkan sendiri,” tutupnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.