Dark/Light Mode
Sandi Nyetor Rp 35 Miliar Buat Dana Kampanye
Demokrat, PAN, PKS Hanya Nyumbang Doa Dan Usaha
RM.id Rakyat Merdeka - Hingga tutup tahun, Demokrat, PAN dan PKS belum juga nyetor duit buat Prabowo-Sandi. Bantuan tiga parpol ini hanya sebatas doa dan usaha, buat kemenangan paslon 02. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno kembali merilis jumlah dana kampanye sampai tahun 2018. Total dana kampanye terkumpul saat ini Rp54 miliar.
Cawapres Sandiaga Uno masih jadi penyumbang utama. Tercatat, duit yang disumbangkan Sandi pada BPN mencapai Rp39,5 miliar. Penyumbang terbesar kedua adalah capres Prabowo Subianto. Mantan Danjen Kopasus ini mengeluarkan duit Rp. 13,5 miliar untuk BPN.
"Jumlah tersebut merupakan pembukuan sepanjang 23 September hingga 28 Desember 2018," tutur Bendahara BPN Thomas Djiwandono di Jakarta, kemarin. Dari 4 parpol pengusung, baru Gerindra yang sudah nyetor duit buat BPN. Dana yang disumbangkan sebesar Rp1.389.942.500 atau setara 2,6 persen. Sementara, tiga parpol pengusung yaitu Demokrat, PAN dan PKS masih nihil.
Baca juga : Wow...Dana Kampanye Jokowi-Maruf Hampir Rp 1 T
Thomas menduga, ketiga partai itu sedang fokus pada pemilu legislatif. "Belum saja, belum bukan berarti mereka enggak mau loh. Sekali lagi ini mereka juga mesti mikirin pemilu legislatif mereka," kata Thomas. Meskipun tidak disumbang logistik, Sandiaga Uno bisa maklum. Pemilu 2019 yang digelar serentak, tentu membutuhkan logistik yang tidak sedikit. Parpol tentunya masih fokus pada pemilu legislatif.
"Karena mungkin fokus mereka adalah Pileg. Dan fokus mereka di pileg tentunya sumber daya mereka fokuskan untuk pemenangan Pileg mereka," kata Sandi. Eks Wagub DKI ini menyebut, ketiga partai itu sudah membantu lewat cara lain. Misalnya, pemasangan alat peraga kampanye (APK) di sejumlah daerah.
"Mungkin mereka pasang APK sendiri, namun tidak melaporkan kepada BPN. Namun setiap saya kunjungan ke daerah, masing-masing partai sudah pasang APK," paparnya. Meskipun tidak kasih duit, Sandi menyebut keberadaan tiga partai itu sangat membantunya saat berkampanye ke daerah. Ketiganya kata Sandiaga, membantu dalam menyebarkan informasi ihwal acara kunjungannya sehingga menarik perhatian para pemilih.
Baca juga : Bupati Labuhanbatu Ngaku Minta Rp 3 Miliar Ke Asiong Buat Kampanye Djarot-Sihar
"Alhamdulillah sekarang dengan kampanye yang kami desain begitu ekonomis, begitu hemat, efisien, dan sekarang partisipasi masyarakat semakin, mungkin kita lihat sebagai efek bola salju sangat memudahkan kami sekarang gerak kampanye," ucap Sandiaga.
Sementara itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengakui partainya belum bisa bantu duit. Namun sebagai partai pengusung, PKS sudah memberikan bantuan dalam bentuk yang lain. PKS sudah kerahkan mesin partai dan doa untuk kemenangan Prabowo-Sandi.
"Semua partai pendukung sudah bekerja dan memang tidak dalam bentuk sumbangan dana kampanye karena kebanyakan digabung dengan kegiatan partai," tutur Mardani. Mardani menjelaskan, PKS, PAN, dan Demokrat membantu pemenangan Prabowo-Sandi melalui pemasangan alat peraga kampanye (APK) dan biaya sosialisasi di sejumlah daerah. Dirinya mengaku BPN juga telah mengetahui bentuk bantuan yang dilakukan partai koalisi.
Baca juga : Pemilih Tidak Bisa Nyoblos Jika Cuma Bawa Suket Saja
"Kita menikmati semua proses dan bahagia dengan kampanye Prabowo-Sandi. Kebanyakan memang dalam bentuk APK dan biaya sosialisasi. PKS sudah memasang APK di 80 daerah pemilihan se-Indonesia," ungkapnya. [MHS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.