Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Di Bursa Cawapres, Baru Yusril Yang Didukung Jokowi Secara Terbuka
Rabu, 13 September 2023 22:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hengkang ke Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), kini tersisa tiga nama kandidat yang berpotensi menjadi Cawapres Prabowo Subianto dari rekan partai politik koalisi.
Yaitu, Partai Golongan Karya (Golkar) mengusung Airlangga Hartarto, Partai Amanat Nasional (PAN) mengusung Erick Thohir, dan Partai Bulan Bintang (PBB) mengusung Yusril Ihza Mahendra.
Sementara Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, sejauh ini tidak mengusung nama Cawapres.
Baca juga : Pilihan Mega Sudah Teruji
Dari ketiga nama itu, apabila diperhatikan, baru nama Yusril yang mendapat dukungan secara terbuka dan terang-terangan dari Presiden Jokowi.
"Saya mendukung lho kalau Profesor Yusril di 2024 nanti dicalonkan presiden atau wakil presiden. Ini serius, serius," ujar Presiden Jokowi dalam pidatonya ketika menghadiri Rapat Koordinasi Nasional dan Musyawarah Dewan Partai Partai Bulan Bintang di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (11/1).
Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kaderisasi dan Pencitraan PBB Solihin Pure, itu merupakan sinyal kuat yang dapat menjadi pertimbangan Prabowo dalam memilih cawapres pendampingnya.
Baca juga : Lewat Tebus Murah Sembako, Relawan Sintawati Galang Dukungan Di Jakarta Pusat
"Kalau kita lihat, dari nama-nama yang sudah muncul ke publik, memang baru Profesor Yusril yang kita lihat secara terang-terangan didukung Pak Jokowi untuk maju di Pilpres tahun 2024," ujar Solihin Pure di Jakarta, Rabu (13/9).
Pure menambahkan, pernyataannya diambil dari keterangan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman ketika tidak menampik bahwa Prabowo berkonsultasi dengan Presiden Jokowi dalam mengambil langkah politik ke depan.
"Meminta pendapat dari Pak Jokowi selaku Presiden. Wajar dong namanya bestie, kita saling minta pendapat ya," ujar Habiburokhman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/7).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya