Dark/Light Mode

Survei LSI Denny JA: Mayoritas Warga NU Tak Pilih PKB, Ini Partai Yang Diminati

Selasa, 19 September 2023 21:39 WIB
LSI Denny JA merilis hasil survei bertajuk Partai Islam, dan Pilihan Capres di Kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (19/9). (Foto: Ist)
LSI Denny JA merilis hasil survei bertajuk Partai Islam, dan Pilihan Capres di Kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (19/9). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis temuan surveinya mengenai partai politik (parpol) pilihan warga Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan lintas ormas Islam lainnya.

Hasilnya cukup mengejutkan. Misalnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Parpol yang disebut-sebut lahir dari rahim NU ini ternyata masih kurang dominan dipilih oleh keluarga besar Nahdliyin.

"Partai pilihan tertinggi NU itu PDIP, Gerindra, baru PKB," kata peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa dalam acara bertajuk "Ormas Islam, Partai Islam, dan Pilihan Capres" di Kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (19/9).

Baca juga : Survei LSI Denny JA: 23,9 Persen Rakyat Indonesia Nggak Punya Handphone

Rinciannya, PDIP mendapat suara Nahdliyyin sebesar 21,9 persen, Gerindra 13,6 persen, sedangkan PKB 11,6 persen. 

Parpol Pilihan Warga Muhammadiyah

Ormas Islam terbesar kedua di Indonesia, yakni Muhammadiyah kerap diidentikkan dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Tapi siapa sangka, ternyata juga bukan PAN yang paling banyak dipilih di kalangan ormas berlogo matahari ini. 

Dari temuan survei LSI Denny JA, Banteng ternyata tetap menjadi pilihan utama. PAN di urutan kedua, dan ketiga adalah PKS. 

Baca juga : Denny JA: PKB Bukan Partai Favorit NU

"PDIP mendapat suara dari kelompok Muhammadiyah sebanyak 20,9 persen, PAN 17,5 persen, dan PKS 10 persen," sebutnya. 

Kondisi yang hampir sama juga terjadi di lintas ormas Islam lainnya. PDIP tetap menjadi pemenang meskipun di urutan kedua. "Golkar 30,0 persen, PDIP 13,3 persen, dan NasDem 9,5 persen," sebut dia.

Sekedar informasi, survei LSI Denny JA ini dilakukan dengan metode tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner terhadap 1.200 responden di seluruh Indonesia. 

Baca juga : Prabowo Teriak ”Hidup PKB”, Ini Kata Pengamat

Margin of error dari survei yang dilakukan pada periode 1-8 Agustus 2023 ini adalah sebesar 2,9 persen. 

Selain survei dengan metode kuantitatif, LSI Denny JA juga memperkaya informasi dan analisa dengan metode kualitatif, seperti analisis media, in-depth interview, expert judgement dan focus group discussion.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.