Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
AH Mundur, Muhidin: Golkar Solid Kawal Jokowi Sampai Selesai
Senin, 12 Agustus 2024 10:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPP Partai Golkar, Muhidin M Said memastikan Partai Golkar tetap solid usai mundurnya, Airlangga Hartarto (AH) sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Poltisi senior Golkar ini juga menepis adanya tekanan besar dari luar atas mundurnya AH sebagai Ketum Golkar.
"Tidak ada tekanan disini. AH sudah menjelaskan secara gamblang bahwa putusan mundur atas kemauan sendiri untuk menjaga keutuhan partai. Itu haknya, dan itu hal yang biasa-biasa aja di partai. Yang jelas kader Golkar tetap solid dan tetap bekerja untuk menyiapkan pleno dan Pilkada 2024," kata Muhidin di Jakarta, Senin (12/8)
Baca juga : Golkar Solid Hadapi Pilkada
Muhidin, yang kembali terpilih menjadi anggota DPR periode 2024-2029 dari Sulawesi Tengah ini menegaskan, Partai Golkar tetap tegas lurus mendukung Pemerintah Jokowi sampai selesai, dan melanjutkan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2024.
"Golkar tetap mendukung pemerintahan Jokowi sampai selesai, dan melanjutkan Pemerintah Prabowo-Gibran," tegasnya.
Terkait percepataan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar, Muhidin mengatakan, Munas Golkar akan diputuskan setelah rapat pleno yang digelar besok, Selasa 13 Agustus.
Baca juga : Kunjungi RSUD Lampung Barat, Jokowi Cek Kesiapan Alkes
"Apakah dipercepat atau tidak, kita tunggu setelah rapat pleno. Siapa pengganti AH, pleno yang akan putuskan," jelasnya.
Diketahui, Airlangga Hartarto mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Ketua Umum DPP Partai Golkar, Minggu (11/8). Lewat rekaman video berdurasi sekitar tiga menit, AH menyatakan mundur untuk menjaga keutuhan Partai Golkar, dan menjamin stabilitas transisi pemerintahan dalam waktu dekat. AH memutuskan mundur dan tidak lagi memimpin Golkar, terhitung mulai Sabtu (10/8) malam.
Sebelum AH mundur, dinamika di internal Golkar jelang Munas pada Desember 2024, memang cukup tenang. Sebab, hampir semua pengurus wilayah di Golkar sudah deklarasi mendukung Airlangga kembali memimpin Golkar. Tak hanya pengurus wilayah, organisasi pendiri dan organ sayap Partai Golkar juga rame-rame memberikan dukungan pada Airlangga. Masifnya dukungan kepada AH membuat pergerakan kader lain yang berhasrat ingin maju sebagai Ketum Golkar, nyaris tidak terdengar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya