Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dinobatkan Jadi Sesepuh Jawa Barat
Maruf Amin Ngaku Punya Darah Pasundan
Minggu, 20 Januari 2019 13:19 WIB
Sebelumnya
Periode pertama Jokowi, kata Ma’ruf, sebagai dasar atau landasan pembangunan yang lebih besar. Periode kedua jika terpilih lagi, untuk memperbesar manfaat yang telah dilakukan. ”Karena itu, mari masyarakat Sunda memberikan dukungannya kepada Pak Jokowi dan saya.
Jika Pak Jokowi nanti kalah, masyarakat Sunda akan malu,” tuturnya. Menurutnya, kesempatan ini jangan disia-siakan. Sebab, jika dirinya menjadi wapres, akan menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Sunda. Bahkan, membuka peluang akan ada masyarakat sunda yang menjadi presiden.
Baca juga : Jawaban KH Maruf Amin Lebih Tajam dan Mengena
Eks Rais Aam PBNU ini juga menyadari banyak orang yang mengkritik Jokowi. Hal yang wajar karena tidak ada pemimpin yang sempurna. Meskipun sudah banyak melakukan pekerjaan bagi Indonesia. Justru ketidaksempurnaan itu wajar terjadi karena Jokowi bekerja.
“Kalau bekerja itu pasti ada kurangnya, pasti ada kesalahan. Yang tidak ada kesalahan, dan tidak ada kekurangan itu adalah orang yang tidak bekerja. Kalau bekerja, harus siap untuk dikritik dan dibuka kesalahannya,” tegasnya.
Baca juga : Maruf Nggak Nendang
Ajakan Maruf disanggupi oleh Kelompok Sadulur Salembur. Heidy Mulyadi yang menjabat sebagai ketua, berjanji akan mengerahkan semua pasukannya untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf. “Pak Kiai Ma’ruf selain orang Sunda juga tokoh agama. Maka kita harus dukung beliau. Bekerja keras memenangkan beliau,"tegasnya. [HEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya