Dark/Light Mode

Gelar Musda Bulan Depan 

Demokrat NTB Ingin Pemilihan Ketua Berlangsung Aklamasi

Selasa, 20 Januari 2026 06:45 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa. (Foto: Instagram/smr_ediastawa)
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat NTB, Si Made Rai Edi Astawa. (Foto: Instagram/smr_ediastawa)

 Sebelumnya 
"Soal penentuan jadwal Musda NTB, kami masih menunggu keputusan DPP. Kami berharap, seluruh pemilik suara kompak, tidak perlu kompetisi, langsung mengusung satu nama," jelasnya. 

Menurut dia, penerapan mekanisme aklamasi bertujuan untuk menjaga persatuan dan menekan konflik internal. "Kondisi Demokrat saat ini suaranya paling sedikit, paling junior. Kalau tidak solid dalam konsolidasi, itu kerugian besar," tegasnya. 

Meski begitu, Made Rai memastikan, Demokrat tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi dan menghargai adanya perbedaan pendapat. 

Baca juga : Kader Gerindra Belajar Pelaporan Pajak Coretax

"Kita bukan partai yang tinggal tunjuk. Di Demokrat, suara dari bawah tetap dihormati. Kalau calon lebih dari satu, keputusan akhir ada di ketua umum, setelah proses bottom up," tandasnya. 

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Lombok Timur, Amrul Jihad menyatakan, jajarannya siap menjalankan amanat dari Made Rai. Menurutnya, soliditas kader dan pengurus dari tingkat DPC, PAC, hingga Ranting di Lombok Timur tetap utuh dan terjaga. 

"Kami pastikan, keluarga besar DPC Partai Demokrat Lombok Timur tetap solid, tidak ada masalah berarti. Semua rencana kerja dan program partai berjalan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya. 

Baca juga : OTT Di Pati Dan Madiun, KPK Tangkap Bupati Dan Wali Kota

Sebagai informasi, soliditas internal Demokrat NTB sempat terganggu, pasca penetapan Ketua DPD Demokrat NTB, Indra Jaya Usman (IJU), sebagai tersangka kasus gratifikasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB. Penyidik kejaksaan menetapkan IJU bersama rekan anggota Dewan lain, yakni Muhammad Nashib Ikroman alias MNI. 

"Tim penyidik bidang pidana khusus (pidsus) melakukan penetapan terhadap dua orang, sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi DPRD NTB. Mereka adalah anggota Dewan dengan inisial IJU dan MNI," ujar Asisten Pidana Khusus Kejati NTB, Muh. Zulkifli Said di Mataram, NTB, Kamis (20/11/2025). 

Menindaklanjuti persoalan itu, DPP Demokrat menunjuk Sekretaris BPOKK DPP Demokrat, Si Made Rai Edi Astawa, sebagai Plt Ketua DPD Demokrat NTB. Dia ditugaskan menjaga dan meningkatkan solidaritas seluruh kader dan pengurus, serta melakukan evaluasi. 

Baca juga : Sudah Dilaporkan Ke Polri, OJK Temukan PT DSI Lakukan 8 Pelanggaran

"Setelah mengunjungi empat DPC, yakni Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram, dan Lombok Timur, patut kita syukuri soliditas kader Partai Demokrat NTB hingga tingkat ranting tetap solid. Semua berjalan baik, tanpa ada gejolak," ujar Made Rai, di Kantor DPC Demokrat Lombok Timur (Lotim), NTB, Selasa (2/12/2025). [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.