Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Belajar Pada Pemilu 1999
Anis: Poros Islam Perparah Perpecahan Politik
Sabtu, 8 Mei 2021 07:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Anis Matta tidak sepakat dengan wacana koalisi poros parpol Islam di Pemilu 2024. Dia nilai, hal ini hanya akan memperdalam perpecahan politik pascapilpres 2019.
“Ide ini hanya akan memperdalam pembelahan di masyarakat,” ujar Anis di acara Webinar Prospek Poros Islam dalam Kontestasi 2024 yang digelar Moya Institute di Jakarta, kemarin.
Baca juga : PPP Harap Partai Ummat Perkuat Koalisi Partai Islam Di Parlemen
Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, saat ini Indonesia butuh ide dan gagasan baru untuk membawa bangsa semakin maju. Misalnya, ketika bangsa ini sedang memasuki masa prakemerdekaan. Kala itu, banyak pemikir, politisi, aktivis, terkonsolidasi membangun bangsa.
Sedangkan saat ini, Anis menyebutnya dalam masa krisis sistemik. Di mana, secara politik Indonesia sejak dulu berkutat kepada tiga kelompok. Yaitu kiri, tengah, dan kanan. Nah, jika hanya berkutat bagaimana salah satu kelompok itu menang, niscaya tidak ada kemajuan.
Baca juga : Dua Pabrik Pelumas PT Pertamina Lubricants Pertahankan PROPER Hijau
Mantan Wakil Ketua DPR ini menceritakan pengalamannya ketika membentuk Poros Tengah pasca parpol Islam, termasuk Partai Keadilan kalah di Pemilu 1999. Sejumlah tokoh yakni Amien Rais, Anis Matta, Ahmad Riyadi, hingga Habib Abubakar Al Habsyi umrah ke Mekah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya