Dark/Light Mode

Soal Presiden 3 Periode

AHY Bicaranya Keras

Selasa, 8 Juni 2021 07:40 WIB
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) menyaksikan anak-anak bermain angklung di Kampung Labirin, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/6/2021). (Foto: ANTARA/Arif Firmansyah)
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) menyaksikan anak-anak bermain angklung di Kampung Labirin, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/6/2021). (Foto: ANTARA/Arif Firmansyah)

 Sebelumnya 
“Salah satu yang paling fundamental dari reformasi adalah pembatasan masa jabatan presiden,” jelas eks Calon Gubernur DKI di Pilkada 2017 lalu itu.

Ia khawatir, jika arus presiden 3 periode ini tak dibendung, bisa-bisa berlanjut minta 4 periode, hingga seumur hidup. “Kalau seperti itu, rasa-rasanya darah, keringat, air mata para reformis, para pejuang reformasi itu seperti tidak ada harganya,” sesalnya.

Jangan sampai, terang AHY, ada pihak-pihak yang ingin mengaburkan sejarah demi kekuasaan. “Jangan gitu-gitu bangetlah kalau ingin berkuasa, ya,” cibir AHY, pedas.

Baca juga : LKPP Dorong Pemda Percepat Pengadaan Barang dan Jasa

Memperkuat pernyataan Ketumnya, Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyentil Menko Polhukam Mahfud MD. Ia meminta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mencegah jabatan presiden 3 periode itu terjadi.

“Tokoh bertemu tokoh, ketum partai saling silaturahmi, rakyat sudah satu suara, menolak 3 periode Jokowi yang digagas PDIP. Mudah2an 3 periode ini Pak Prof @mohmahfudmd bisa ikut mencegah dan jangan salahkan masa lalu,” cuitnya di akun @Andiarief__.

Seperti diketahui, wacana masa jabatan presiden 3 periode itu kerap rame digulirkan di dunia maya maupun dunia nyata. Padahal, Presiden Jokowi sudah beberapa kali menolak untuk memperpanjang masa jabatannya. Tetap saja, ada pihak-pihak yang terus-terusan menggoreng itu.

Baca juga : Kubu Banteng Mulai Kasih Lampu Hijau

Terbaru, yakni politisi senior PDIP, Effendi Simbolon. Dia kembali menggulirkan wacana presiden 3 periode. Menurutnya, peluang untuk mewujudkan itu masih terbuka. Kata dia, jika fraksi di DPR dan pemerintah setuju, maka usulan itu bisa menjadi kenyataan. “Tinggal diamandemen konstitusi kita,” ujarnya.

Namun, dalam survei yang digelar Parameter Politik Indonesia, diketahui mayoritas masyarakat menolak masa jabatan presiden 3 periode. Dalam survei tersebut, masyarakat yang menolak mencapai 52,7 persen. Hanya 27,8 persen responden yang setuju dengan usulan itu. Sisanya, 19,5 persen tidak menjawab. “Baik dikaitkan dengan figur Jokowi atau tidak,” kata Direktur Eksekutif Adi Prayitno, Sabtu (5/6).

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengaku pesimis wacana presiden 3 periode bakal terwujud. Baik itu dilakukan secara terbuka maupun diselipkan dengan melakukan amandemen secara diam-diam.

Baca juga : Soal Kondisi Keuangan Negara, Pemerintah Disarankan Lebih Transparan

“Bahasa sederhananya, pintu sudah tertutup dan terkunci. Agak berat juga untuk mendorong 3 periode ini,” kata Pangi, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.