Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memperingati Haul Kedua Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Maimun Zubair alias Mbah Moen. Partai berlambang Kabah ini menganggap Mbah Moen sebagai pemersatu partai dan tokoh yang konsisten di PPP hingga akhir hayat.
“Mbah Moen mencontohkan tentang cara berjuang yang konsisten,” ujar Sekjen PPP Arwani Thomafi, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : PPP: Stop Kegiatan Partai
Mbah Moen meninggal dunia 6 Agustus 2019 di Mekah, Arab Saudi, pada usia 90 tahun. Konsistensi Mbah Moen selalu dikenang kader Kabah sebagai politisi yang konsisten berada di PPP. Hal itu terlihat ketika muncul Partai Kesatuan Bangsa (PKB) di tahun 1998. Kala itu, banyak tokoh NU sebagai organisasi akar rumput PPP pindah ke PKB. Sementara Mbah Moen, tetap berada di PPP.
Nah, konsistensi perjuangan politik inilah, menurut Arwani, sebagai penyemangat seluruh kader partai. Tidak hanya tetap di PPP, kata dia, Mbah Moen kembali membesarkan PPP di Pemilu 2024.
Baca juga : Penerapan SIN Pajak Bisa Dongkrak Penerimaan Negara
Vokalis PPP di Senayan ini menilai sosok Mbah Moen sebagai seorang yang paripurna. “Beliau ulama alim, yang mempunyai ilmu agama berlimpah dan memiliki wawasan kebangsaan sangat luas,” ungkapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya