Dewan Pers

Dark/Light Mode

Wacana PPKM Dibuka Akhir Bulan

Pemerintah Jangan Bimbang!

Kamis, 22 Juli 2021 07:10 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS, Sukamta. (Foto: Dok. DPR RI)
Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS, Sukamta. (Foto: Dok. DPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menduga, saat ini pemerintah bimbang di tengah pandemi Covid-19. Mengutamakan kesehatan, atau ekonomi. Asumsi ini didasari rencana pembukaan bertahap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada akhir bulan ini.

“Jika Presiden sering bimbang, akan sulit atasi Covid-19,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKS, Sukamta kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : Ketua DPD Sarankan Pemerintah Antisipasi Lonjakan Pengangguran

Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR ini terus mendorong pemerintah konsisten mendahu­lukan urusan nyawa ketimbang ekonomi. Catatannya, lebih dari 76 ribu anak bangsa gugur karena terpapar virus asal Wuhan, China itu.

Fakta lebih dari 1.000 berita kematian dan ratusan di antaranya gugur saat isolasi mandiri, merupakan indikator nyata, agar pemerintah lebih baik fokus dulu di sektor kesehatan. Termasuk, konsisten menjalani PPKM Darurat.

Berita Terkait : Luhut: Relaksasi PPKM Jika Penanganan Covid Membaik

“Kondisi ini sangat memprihatinkan Pak Presiden, jangan sampai pemerintah kembali bimbang yang risikonya semakin banyak kematian,” ujarnya.

Sukamta menilai, penerapan PPKM Darurat selama dua pekan ini belum maksimal. Masih ada kekurangan oksigen, antrean mengular di rumah sakit, juga kekurangan tenaga medis akibat terpapar virus.

Berita Terkait : PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Permintaan Bos Kadin

Menilik gelaran PPKM Darurat dua pekan terakhir, vokalis Fraksi PKS di Senayan ini menekankan tiga prioritas yang harus segera dijalankan pemerintah. Pertama, pastikan semua daerah telah siap menyediakan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit darurat, dan Puskesmas.
 Selanjutnya