Dark/Light Mode

Politisi Busuk Disamakan Dengan Ikan Lele

Partai Amanat Nasional Sewot

Kamis, 12 Agustus 2021 07:15 WIB
Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN, Viva Yoga Mauladi. (Foto: Dok. DPR)
Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN, Viva Yoga Mauladi. (Foto: Dok. DPR)

 Sebelumnya 
“Ikan lele itu nama ilmiahnya clarias, yang berarti lincah, dan kuat. Ikan ini unik. Tubuhnya licin memanjang tak bersisik,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno. Secara isi, kritik tokoh Muhammadiyah itu tak tepat. Memang, masih ada kelompok atau pun politisi yang justru berkomentar yang memperkeruh suasana di saat pandemi.

Baca juga : Kemenpora Pastikan Penerapan Prokes Ketat Diklat Paskibraka Nasional 2021

Tidak hanya politisi dan aktivis, Eddy menyebut buzzer-buzzer juga termasuk di dalamnya. Di berharap, seluruh pihak saling bekerja sama agar bangsa ini segera keluar dari pandemi Covid-19. “Mari kita kedepankan berbaik sangka. Kita padukan seluruh energi positif yang ada di masyarakat. Karena kita butuh energi,” tutupnya.

Istilah politisi ikan lele ini disampaikan Sekum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti. Menurutnya, sifat politisi ikan lele ini memperkeruh suasana dan mengadu domba di masa pandemi. Mu’ti juga menyebut politisi jenis ini tidak selalu pengurus partai politik.

Baca juga : Pegawai KPK Peserta Diklat Sampaikan Permintaan Ini Ke Firli Bahuri

Termasuk, mereka yang pikirannya selalu mengaitkan berbagai keadaan itu dengan politik. Berbagai persoalan dipolitisasi. Menggunakan popularitasnya sebagai pendengung. Contohnya, mereka yang mengaitkan dengan teori konspirasi di balik musibah pandemi Covid-19.

“Misalnya banyak yang mengatakan bahwa Covid-19 ini adalah buatan China, dan ini adalah cara China melumpuhkan Indonesia dan sebagainya. Pandangan-pandangan spekulatif itu tidak dapat kita benar­kan,” tutupnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.