Dark/Light Mode

Ketum PKP Optimistis Pengurus Baru Menangkan Pemilu 2024

Jumat, 24 September 2021 22:56 WIB
Pelantikan DPN PKP di Gedung NJIS, Jakarta, Jumat (24/9) malam. (Foto: Ist)
Pelantikan DPN PKP di Gedung NJIS, Jakarta, Jumat (24/9) malam. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum (Ketum) Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Yussuf Solichien optimis skuad Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKP masa bakti 2021-2026 mampu menangkan partai di Pemilu 2024. Optimisme ini didasari kualitas para pimpinan dan misi perjuangan partai ke depan.

"Harus bisa, PKP bertekad jadi peserta pemilu, dan lolos Parliamentary Threshold untuk membawa negeri ini terbang, maju, dan kuat," ujar Yussuf saat konfrensi pers di acara pelantikan DPN PKP di Gedung North Jakarta Intercultural School (NJIS), Jakarta, Jumat (24/9) malam.

Baca juga : PON XX, Polo Air Putri Jawa Barat Kalahkan Papua 22-7

Mayor Jenderal TNI Marinir (Purnawirawan) ini mengatakan, skuad DPN PKP saat ini berisi kader-kader terbaik yang siap berjuang memajukan bangsa. Bahkan, tidak sedikit anak muda yang mengisi posisi kepemimpinan.

Menurutnya, kebangkitan PKP akan selaras dengan kesejahteraan rakyat. Jika wakil PKP menempati posisi strategis baik itu di DPR, DPRD, bahkan eksekutif seperti Kepala Daerah, tentunya semakin mudah memperjuangkan misi partai dalam hal kesejahteraan rakyat.

Baca juga : Ketum KONI DKI Lepas Tim Senam Menuju PON Papua

Misalnya, dalam upaya menyuarakan dan memperjuangkan kesejahteraan keluarga TNI dan Polri. "Misalnya ada aspirasi kepentingan TNI untuk melaksanakan tugas pokoknya tidak disuarakan nasional. PKP siap membantu," tegasnya.

Yussuf dalam pidato politiknya di acara itu juga menyoroti perjalanan hukum di Indonesia. Yussuf memastikan, partainya mengawal pemerintah dan aparat hukum untuk terus memberantas korupsi.

Baca juga : Ketemu Presiden Jokowi, PKP Bahas Penyelenggaraan Pemilu 2024

"Kami mengusulkan para koruptor yang tidak mempunyai hati nurani, tidak berkemanusiaan dan sangat merugikan rakyat banyak, terutama pada masa pandemi Covid-19, dihukum tembak mati," tegasnya yang disambut riuh para hadirin.

PKP juga meminta kepada pemerintah untuk menindak tegas kelompok-kelompok masyarakat yang intoleran dan diskriminatif. Soal pertahanan, pemerintah diminta memperkuat pertahanan laut dan udara dengan moderinsasi TNI khususnya Angkatan Laut dan Udara. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.