Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Tim Senam Pekan Olahraga Nasional (PON) DKI Jakarta secara resmi dilepas oleh Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI menuju PON XX Papua bertempat di GOR Radin Inten, Buaran, Jakarta Timur, Rabu (22/9).
Turut hadir mendampingi Ketua KONI DKI, Wakil Ketua Mas’ud Saleh, Wakil Bendahara Umum Budi Siswanto, Wakil Ketua Bidang Organisasi Erizal Aszar. Sementara Kadispora disampingi sejumlah Kepala Bidang.
Baca juga : KONI DKI Ngarep Atlet Binaraga Sumbang Emas Di PON Papua
Djamhuron menyampaikan bahwa atlet senam harus fokus pada penampilan, dan harus tampil sempurna untuk meraih medali emas. Pasalnya, senam adalah cabang olahraga yang penilaiannya berpotensi besar untuk dilakukan subyektif oleh dewan juri.
“Masih segar dalam ingatan saya, ketika tim senam DKI dicurangi di PON Remaja Jawa Timur 2014. Dimana untuk mengalahkan DKI, juri memberikan nilai ganda untuk Jawa Timur dan provinsi lain agar Jawa Timur meraih medali emas,” ujar Djamhuron.
Baca juga : Kubu KLB Demokrat Siap Menang, Juga Siap Kalah
Oleh karena itu, menurut Djamhuron, untuk meraih medali emas DKI harus memperoleh nilai sempurna dimana dewan juri tidak bisa berbuat curang. Jadi, semua harus diantisipasi terhadap terjadinya kejanggalan-kejanggalan dalam penilaian.
“Saya berpesan kepada seluruh atlet ofisial tim senam agar menjaga diri, tetap kompak, dan selalu menjaga sportivitas bagi yang bertanding. Demikian, selamat jalan dan semoga sukses,” ujar Djamhuron.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya