Dark/Light Mode

Meski Belum All Out Kampanye

Prabowo Langganan Juara Di Banyak Survei

Sabtu, 20 Mei 2023 07:45 WIB
Moderator LSI Denny JA, Farhan Dailamy (kanan), bersama Peneliti LSI Denny JA, Adhe Alfaraby (kiri) saar jumpa persnya di kantor LSI Denny JA, Jakarta, Jumat (19/5/2023). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Moderator LSI Denny JA, Farhan Dailamy (kanan), bersama Peneliti LSI Denny JA, Adhe Alfaraby (kiri) saar jumpa persnya di kantor LSI Denny JA, Jakarta, Jumat (19/5/2023). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
LSI Denny JA juga mencatat, untuk pertama kalinya dalam setahun terakhir, elektabilitas Ganjar menurun. Sejak Mei 2022, elektabilitas Ganjar naik dari serial survei LSI Denny JA. Puncaknya Januari 2023 elekta­bilitas naik sebesar 37.8 persen. Di bulan Mei 2023, elektabilitas Ganjar turun di angka sebesar 31.9 persen.

Dipaparkan Adjie, ada tiga alasan dukungan Ganjar menurun. Pertama, efek negatifbatalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Kedua, persep­si Ganjar bukan pemimpin yang kuat dengan statment petugas partai. Ketiga, buruknya kinerja Ganjar dalam mengentaskan ke­miskinan di Jateng.

Baca juga : Erdogan Pede Banget Bakal Berkuasa Lagi

Temuan lainnya, elektabilitas Anies cenderung stagnan. Tak banyak berubah setahun terakhir. Sejak Mei 2022, cenderung ajeg di angka 21-22 persen, konsisten di bawah Prabowo maupun Ganjar. “Namun demikian, ke­mampuan Anies melompat di ujung kompetisi, jika mesinnya sudah panas, juga jangan diabai­kan,” saran Adjie.

Lantas siapakah cawapres tiga capres yang berpeluang maju di Pilpres 2024? Ada lima variabel yang jadi pertimbangan utama dalam pemilihan cawa­pres. Kelima variabel tersebut adalah tambahan elektabilitas, kuasa tiket (ketum partai), tokoh dari ormas besar, pengalaman pemerintahan, dan jaringan sumber dana.

Baca juga : Prabowo-Imin Kelamaan Pacaran, Tapi Sulit Nikah

Ada delapan nama cawapres yang diuji yakni, Ketua Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY); Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto; Menteri BUMN, Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Menko Polhukam, Mahfud MD; Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar; mantan Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj; dan Menparekraf, Sandiaga Uno. Hasilnya, tak ada satupun cawapres ideal yang memenuhi kelima variabel itu.

“Nah dari delapan nama, Airlangga adalah cawapres dengan indeks cawapres tertinggi. Karena memenuhi palingbanyak tiga variabel, yaitu kuasa tiket karena ketum partai, pengalaman pemerintahan, dan jaringansum­ber dana,” paparnya.

Baca juga : Lewat Senam Sehat, Semangat Ganjar Pranowo 2024 Menggelora Di Jabar

Di bawah itu, ada lima cawa­pres yang memenuhi dua dari lima variabel yakni Sandiaga Uno, Erick Thohir, Mahfud MD, Khofifah, dan Muhaimin Iskandar. Sementara cawapres yang hanya memenuhi satu variabel saja adalah AHY dan KH. Said Aqil Siradj. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.