Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Proses Rekutmen Harus Distop
Duh, Pengurus Parpol Jadi Timsel Bawaslu Nabire
Sabtu, 20 Mei 2023 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tahun 2024 Zona 1 Provinsi Papua Tengah jadi sorotan. Pasalnya, diduga ada anggota Timsel masih tercatat aktif sebagai pengurus partai politik (parpol) di Papua Tengah.
Ketua Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kabupaten Nabire, Stefen Denias Iyai mengatakan, Bawaslu harus menghentikan sementara proses dan tahapan seleksi calon anggota Bawaslu Zona 1 Provinsi Papua Tengah. Demi, menjaga independensi Bawaslu hingga Bawaslu daerah.
Baca juga : Pilih Cawapres Anies, PKS: Harus Ada Pertemuan Bos Parpol Koalisi Perubahan
“Kami juga meminta Timsel Calon Anggota Bawaslu Zona 1 Papua Tengah segera mengklarifikasi masalah ini. Temuan kami, salah satu anggota Timsel Bawaslu Papua masih aktif sebagai pengurus Partai Hanura Provinsi Papua atas nama Yulis Wonda, SIP, M.Si,” kata Denias.
Denias menyebut, temuan itu berdasarkan surat Bawaslu Nomor 339/KP.01.00/K1/04/2023 Tentang Pengumuman Pembentukan Tim Seleksi Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Provinsi Papua Tengah periode 2023-2028. Di surat itu, tercantum nama anggota Timsel Zona 1 Papua Tengah yang masih aktif sebagai pengurus Partai Hanura.
Baca juga : Ganjar Ke Timur, Prabowo Ke Barat
“Berdasarkan surat Bawaslu di atas, Lira Nabire bersama beberapa aliansi sudah melaporkan kasus itu. Kami meminta Bawaslu segera menyampaikan klarifikasi dan memproses aduan kami sesuai peraturan dan perundang-undangan,” tegasnya.
Dia berharap, Timsel Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota di Papua Tengah bekerja sesuai regulasi dan bijak dalam seluruh tahapan dan proses rekrutmen. Sehingga, mengawasi proses penyelenggaraan pemilu yang bersih, berwibawa, dan bertanggungjawab.
Baca juga : Pengamat: Jokowi Tak Rekomendasikan Prabowo Jadi Cawapres
“Dengan demikian, hasil pengawasan Pemilu di daerah benar-benar melahirkan para pemimpin politik berkualitas dan kepercayaan publik. Bila ada anggota partai politik masuk Timsel, dapat dipastikan dalam proses rekrutmen terjadi konflik politik partai-partai,” kata Denias. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya