Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Diketahui, sejumlah politisi PDIP dan Partai Gerindra saling mengklaim didukung Presiden Jokowi di Pilpres 2024. Selain Hendrawan, tokoh Banteng lebih dahulu bermunculan. Misalnya, politisi Banteng di Senayan Masinton Pasaribu yang menyebut Jokowi 100 persen mendukung Ganjar.
Juru Bicara DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade menganalogikan Jokowi bakal mendukung Prabowo di Pilpres 2024. Hal itu, terlihat dari keakraban Prabowo dan Jokowi di sejumlah kegiatan. Misalnya, ketika Prabowo mengemudikan mobil bersama Jokowi, Iriana Jokowi, hingga Menteri BUMN Erick Thohir yang digadang-gadang sebagai cawapres Prabowo, saat melakukan kunjungan ke PT. Pindad, Senin (24/7).
Baca juga : PPP Yakin Capres Pilihan Jokowi Adalah Ganjar
"Masyarakat umum sudah bisa menerjemahkan momen itu (sebuah) kode atau apa," kata Andre.
Peristiwa ini lalu dikritisi mantan aktivis 98,Faizal Assegaf yang geregetan atas aksi PDIP dan Gerindra yang memperebutkan pengaruh Jokowi untuk Pilpres 2024. Menurutnya, Jokowi itu adalah Presiden RI yang digaji rakyat.
Baca juga : Jokowi Sedang Fokus Dukung Satu Capres
"Pertanyaan dasarnya, apakah Jokowi sebagai presiden apa petugas partai?" kata Faizal.
Kalau sebagai petugas partai maka tak elok parpol lain seperti Gerindra coba merebutnya. "Ini satu, kalau dia sebagai petugas partai kepemilikan partai politik pasti orang berpikir dia pasti milik PDIP. Tidak elok direbut oleh Gerindra," ujarnya.
Baca juga : Gibran Masih Berpeluang Dukung Prabowo, Ini Analisanya
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 29/7/2023 dengan judul Dipastikan Kader PDIP Tulen, Jokowi Mustahil Dukung Prabowo
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya