Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Ketemu Paloh Cuma Ngobrol Biasa

Jokowi Nggak Ikut Jodohkan Anies-Imin

Sabtu, 2 September 2023 08:00 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan ketika meninjau media center KTT ke-43 ASEAN 2023 di JCC, Jakarta, Jumat (1/9/2023). (ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Zabur Karuru/foc)
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan ketika meninjau media center KTT ke-43 ASEAN 2023 di JCC, Jakarta, Jumat (1/9/2023). (ANTARA FOTO/Media Center KTT ASEAN 2023/Zabur Karuru/foc)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi ikut disorot di balik heboh Anies Baswedan bakal berduet dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Imin) di Pilpres 2024. Soalnya, sebelum berita ini muncul, Jokowi menerima Ketum NasDem Surya Paloh di Istana Negara. Jokowi memastikan, pertemuannya dengan Paloh hanya ngobrol-ngobrol biasa, tidak ada upaya untuk menjodohkan Anies-Imin.

Hal tersebut dikatakan Jokowi saat ditanya wartawan, usai meninjau ke­siapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di JCC, Jakarta, kemarin.

Baca juga : Soal Kesiapan Luhut Jadi Ketum Golkar, Jokowi Nggak Ngurusin Beringin

Jokowi mengatakan, pertemuan­nya dengan Paloh, di Istana Negara, Kamis (31/8), tidak membahas duet Anies-Imin. Karena dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan politik. "Ndak ada, ndak ada," tegas Jokowi.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu tak mau berurusan dengan perpecahan koalisi pendukung Anies. Menurut Jokowi, itu bukan urusan Presiden. "Urusannya ketua-ketua partai, urusan partai," ujarnya.

Baca juga : Dewan Pakar Apresiasi Jokowi Tak Campuri Urusan Internal Golkar

Senada dikatakan Men­sesneg, Pratikno. Pratikno yang ikut mendampingi Jokowi saat bertemu dengan Paloh, menegaskan, tidak ada campur tangan Jokowi ihwal duet Anies-Imin. "Kami di Istana tidak mencampuri urusan pencapresan-pencawapresan sama sekali," ujar Pratikno, di Istana Negara, kemarin.

Pratikno memastikan, Jokowi tidak pernah punya niat mencampuri urusan Capres-Cawapres. Apalagi sampai menghalangi seseorang menjadi Cawapres. "Sama sekali tidak benar (tudingan Jokowi ikut campur) dan realitanya Presiden ya tidak tahu me­nahu, gitu," tegasnya .

Baca juga : Sukses Kembalikan Kerugian Negara, Jokowi Acungkan Jempol Untuk Kejaksaan

Pratikno menambahkan, pertemuan Jokowi-Paloh tidak ada pembahasan mengenai penjodohan Anies-Imin. Paloh cuma menyampaikan ke Jokowi bahwa suasana politik saat ini dingin-dingin saja.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.