Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Capres nomor urut 1 Anies Baswedan belum bisa memastikan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti masuk ke Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN). Dia hanya menyebut, akan menyampaikannya ketika struktur Timnas AMIN sudah matang.
"Selalu saya sampaikan kalau semuanya sudah beres, baru saya umumkan. Saya nggak pernah menyampaikan sesuatu yang belum terlaksana. Selalu (setelah) sudah terlaksana, tuntas, baru disampaikan," kata Anies, saat menghadiri deklarasi dukungan Garda Matahari kepada pasangan AMIN di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta, Jumat (17/11).
Baca juga : Andrea Cambiaso Sumringah Masuk Skuad Italia
Anies menjelaskan, saat ini masih dilakukan proses untuk merampungkan jajaran Timnas AMIN secara lengkap. "Saat ini kita dalam proses untuk penuntasan semua. Begitu semua selesai, baru disampaikan," ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Sebelumnya, Co-Kapten Timnas AMIN Sudirman Said menerangkan sejumlah nama tokoh besar yang kemungkinan akan mengisi struktur tim pemenangan. Sudirman mengkonfirmasi ada tokoh yang masuk Timnas seperti Sutiyoso.
Baca juga : Nirina Zubir, Tidak Siap Ditinggal Mama
Sudirman juga memastikan, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla tidak bisa masuk Timnas. Sementara, status Susi masih menggantung.
"Pak JK mungkin tidak bisa bergabung karena beliau kan Ketua Umum PMI (Palang Merah Indonesia). Saya saja sebagai Sekjen tahun lalu kan mengundurkan diri karena menjaga netralitas PMI dan etik di antara seluruh tim kampanye," ucap Sudirman, Kamis (16/11/2023).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya