Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Baliho Diprotes Warga, Caleg Golkar Dhifla Wiyani Angkat Bicara
Rabu, 3 Januari 2024 16:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Caleg Partai Golkar di Daerah Pemilihan Sumatera Barat (Sumber) II Dhifla Wiyani, angkat bicara soal pemasangan baliho oleh tim sukses, dipersoalkan karena dinilai menutup logo sebuah Cafe milik warga.
Kepada wartawan, Dhifla yang juga seorang pengacara terkemuka di Jakarta itu menjelaskan, kasus yang menimpa dirinya itu sejatinya terjadi karena salah paham.
Menurut Dhifla, pemasangan baliho di depan Cafe Tan Malaka, di Balai Tolang Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota tersebut adalah sah karena tiang besi baliho tersebut merupakan milik pribadi Dhifla.
Baca juga : Awali 2024, Caleg DPRD Tangsel Rivo Kumara Santuni Anak Yatim
"Saya sudah membuat tiang besi baliho tersebut pada tahun 2018 saat saya mencalonkan diri sebagai Caleg, sayangnya pemilik atau penyewa Cafe tersebut kurang komunikasi dengan pemilik lahan yang merupakan keluarga saya sendiri," jelas Dhifla mengklarifikasi kepada media mengenai duduk perkara kasus tersebut.
Dhifla menjelaskan, status kepemilikan lahan Cafe tersebut merupakan milik keluarga bapaknya yang disewakan kepada seorang pengusaha.
Namun tanpa diketahui sewanya dipindah tangankan kepada pihak penyewa lain.
Baca juga : Titip Ke Warga NTT, Kaesang: Bisa Menangkan Gibran Satu Putaran
Dan ternyata penyewa baru tersebut tidak berkomunikasi kepada pihak pemilik lahan keluarga Dhifla Wiyani.
Silaturahmi dan Berdamai Sebagai orang yang taat pada hukum, Dhifla menyatakan permintaan maaf kepada pihak yang memprotesnya.
Dhifla berusaha untuk bersilaturahim dengan pengusaha Cafe Tan Malaka dan kedua pihak sudah berdamai dan saling memahami duduk masalahnya pada hari Kamis sore tanggal 28 Desember kemarin.
Baca juga : Polisi Tolak Laporan Sekarga Soal Dugaan Pemotongan Iuran
"Alhamdulillah, setelah kami bersilaturahim, kami dapat saling memahami atas kesalahpahaman yang terjadi, kami sepakat berdamai seperti sedia kala," jelas Dhifla lega.
"Saya akan memasang kembali baliho tersebut di tiang besi punya saya itu minggu depan karena keluarga saya menyuruh saya memasangnya kembali di sana. Kali ini saya meminta keluarga saya itu turut hadir di lokasi pada saat pemasangannya supaya tidak ada yang melakukan tindakan yang salah lagi," jelas Dhifla Wiyani.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya