Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Capres-Cawapres Kerap Pakai Istilah Saat Debat, Rugikan Diri Sendiri

Senin, 22 Januari 2024 22:52 WIB
Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing. Foto: Istimewa
Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyoroti pilihan diksi dan gestur Cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka saat debat Cawapres kedua yang digelar KPU di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024) malam.

Emrus menilai, diksi dan gestur Gibran seolah kurang menghargai kedua kompetitornya, baik Muhaimin Iskandar ataupun Mahfud MD.

"Sejumlah kata atau pilihan diksi dan gesturnya pada saat debat berlangsung sama sekali sudah tidak menghargai dua debater lainnya, Mahfud dan Cak Imin," nilai Emrus, Senin (22/1/2024).

Baca juga : Ke Capres-Cawapres, KPK Blak-blakan Korupsi Masih Marak Bahkan Tak Lagi Tabu

Menurut Emrus, gaya tersebut justru akan merugikan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming pribadi. Karena berpotensi menurunkan elektabilitas pasangan calon yang diusung partai Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat itu.

"Ini berpotensi menggerus posisi elektabilitas Prabowo-Gibran," ingat Emrus.

Sebagai informasi, pada debat Cawapres kedua, Gibran sempat mengeluarkan istilah green inflasi sebagai pertanyaan untuk Mahfud.

Baca juga : Anies Serang Pribadi Prabowo Saat Debat, Pengamat: Publik Tak Suka

Untungnya, Mahfud tidak terjebak dengan pertanyaan yang menurut Cawapres 03 itu receh. Apalagi, saat mendengar jawaban Gibran soal green inflasi yang dikaitkan dengan demo rompi kuning di Prancis.

Eks ketua Mahkamah Konstitusi ini menilai pertanyaan Gibran tidak jelas dan spesifik. "Ngarang-ngarang nggak karuan, mengkaitkan dengan sesuatu yang tidak ada," ucap Mahfud.

Mahfud pun menirukan gestur yang dilakukan Gibran kepadanya, yaitu mencari sesuatu di kejauhan. Di lain waktu, Mahfud menggeleng-gelengkan kepalanya saat melihat gaya Gibran.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.