Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Genjot Ekonomi Rakyat, Ganjar Dan Walhi Sepakat Tekankan Hilirisasi SDA

Jumat, 9 Februari 2024 19:36 WIB
Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. (Foto : ist)
Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Calon presiden (Capres) 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan akan mengembangkan mengembangkan ekonomi Nusantara.

Ekonomi Nusantara merupakan program hilirisasi sektor ekonomi dari potensi sumber daya alam yang melimpah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) pada Kamis (8/2). Ganjar berdiskusi tentang banyak hal terkait persoalan lingkungan.

Baca juga : Hari ke-73 Kampanye, Ganjar dan Mahfud Hadiri Hajatan Rakyat Banyuwangi

Beberapa isu dibahas dalam pertemuan itu. Mulai tata kelola sumber daya alam yang baik, melakukan review terhadap pertambangan dan perkebunan untuk mencegah kerusakan lingkungan, hingga isu peningkatan ekonomi berbasis pada ekonomi berkelanjutan.

"Kita bicara soal Ekonomi Nusantara tentang 33 jenis rempah, kopi, dan kelapa di Indonesia. Potensinya sangat besar, namun sayang dalam lima dekade ini tidak diurus sehingga dikuasai negara tetangga," ucap Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Zenzi Suhadi, dalam keterangannya, Jumat (9/2/2024).

Zenzi menambahkan, negara harus membangun pasar terhadap potensi sumber daya alam di Indonesia itu. Hilirisasi penting dilakukan agar rakyat bisa menikmati hasil dari melimpahnya sumber daya Indonesia.

Baca juga : PTPN III Dan Pertamina NRE Sepakati Komersialisasi Kredit Karbon

"Kalau ekonomi rakyat ini kita urus, maka hasilnya akan sangat besar. Untuk mengolah lahan petanilah ahlinya, untuk hasil laut nelayan ahlinya. Maka serahkan pada mereka, negara bertugas membangun pasar dan melakukan hilirisasi," pungkasnya.

Ganjar sepakat dengan hal itu. Menurutnya, potensi sumber daya alam, khususnya rempah memang sangat besar. Bahkan dulu, penjajah datang karena ingin menguasai rempah-rempah.

"Tadi disampaikan potensi alam yang mesti dihilirasi sangat besar. Yang rempah-rempah ini, potensinya Rp600 triliun pertahun. Itu baru 10 persennya," ucap Ganjar.

Baca juga : Jalan Sehat Di Jakarta, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih

Ganjar membayangkan jika semua potensi sumber daya alam termasuk rempah-rempah dihilirisasi, maka ekonomi Indonesia akan tumbuh sangat besar.

"Bayangkan kalau SDM kita siapkan dengan baik, potensi SDA kita kelola dengan baik, rasanya alamnya akan terjaga dan masyarakat mendapatkan nilai tambah," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.