Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Dapil Papua Tengah

Medannya Baru, Pemainnya Lama

Senin, 12 Februari 2024 08:05 WIB
Adu Kuat Caleg. (Gambar: RM)
Adu Kuat Caleg. (Gambar: RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Tengah merupakan medan pertempuran baru politisi untuk menuju ke Senayan. Kendati medan baru, mereka yang bertarung di dapil tersebut adalah muka-muka lama. Dari tokoh nasional, hingga politisi lokal bakal adu kuat merebut 3 kursi DPR.

Dapil Papua Tengah terdiri dari 8 Kabupaten/Kota. Yakni Kabupaten Nabire, Puncak Jaya, Paniai, Mimika, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya, dan Deiyai.

Pada provinsi yang baru mekar dan pertama kali mengikuti Pemilu ini, tercatat beberapa politisi maju sebagai Caleg DPR. Beberapa di antaranya, dikenal sudah berkecimpung di kancah nasional dan juga ada yang tercatat sebagai anggota DPR.

Misalnya Komarudin Watubun, caleg nomor urut 1 dari PDIP. Saat ini, Komarudin merupakang anggota DPR dari Fraksi PDIP yang terpilih pada Pemilu 2019 dari dapil Papua. Selain itu, Komarudin merupakan salah satu petinggi Banteng dengan jabatan Ketua Dewan Kehormatan PDIP.

Nama beken lainnya adalah Trifena M Tinal. Perempuan berusia 47 tahun itu adalah anggota DPR aktif dari Fraksi Golkar. Di Pemilu 2019, Trifena lolos ke DPR melalui dapil Papua.

Baca juga : Bawaslu Petakan 22 Indikator TPS Rawan

Sebelum naik ke tingkat pusat, Trifena merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Mimika. Trifena merupakan anak ketiga dari enam bersaudara, yang terlahir dari pasangan Pdt. Abdiel Tinal dan Elisabet Kibak. Ayahnya merupakan seorang tokoh penginjil terkenal di daerah pegunungan Papua yang berasal dari suku Damal, sementara ibunya berasal dari suku Amungme.

Muka lama lainnya yang kerap manggung di kancah nasional adalah Bara Hasibuan. Dia maju sebagai Caleg lewat PAN. Bara tercatat pernah menjadi anggota DPR pada periode 2017-2019. Saat ini, Bara menjadi Staf Khusus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang mengurus soal Bindang Perjanjian Perdagangan Internasional.

PKB juga ikut mengusung caleg yang berlatarbelakang sebagai mantan anggota DPR. Dia adalah Peggi Patrisia Pattipi, politisi yang terpilih sebagai anggota DPR periode 2009- 2019. Karirnya makin moncer karena berstatus sebagai putri dari eks Gubernur Jacob Pattipi.

Selain nama-nama itu, ada nama bintang Film terkenal Ari Sihasale. Suami dari Nia Zulkarnaen itu maju lewat Partai Gerindra dengan nomur urut 1.

Selain Tinal, dua caleg dari Golkar juga terbilang mumpuni. Yakni, Isaias Douw yang merupakan mantan bupati Nabire. Selanjutnya ada Soedeson Tandra, seorang praktisi hukum sekaligus Ketua Umum Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI).

Baca juga : Kejagung: Buktikan Di Pengadilan, Kami Tunggu

Soedeson membawa isu pendidikan, dan ekonomi Papua. Secara spesifik, ia bakal memperjuangkan ketersediaan lapangan kerja bagi masyarakat Papua Tengah. Apalagi, daerah ini memiliki potensi untuk dapat menjadi provinsi yang maju.

Menurutnya, Papua Tengah memiliki keragaman budaya dan sumber daya alam yang luar biasa besar. Namun, untuk menuju provinsi yang unggul, diperlukan landasan yang sosial dan ekonomi yang kuat.

“Hal ini terkait jumlah sekolah, jumlah perguruan tinggi, akses pendidikan, fasilitas pendidikan, ketersediaan lapangan kerja, yang semuanya masih perlu untuk ditingkatkan. Dari pengalaman saya, saya berkomitmen mendorong pertumbuhan dan keadilan bersama masyarakat Papua Tengah,” tutur Soedeson.

Sementara Partai NasDem, menurunkan Natalis Tabuni seorang mantan bupati Intan Jaya pertama. Ia pede, bisa mendapat kursi dari dapil ini. Apalagi, dirinya seorang Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Provinsi Papua Tengah. “Kami punya strategi, kami juga punya pendekatan-pendekatan dalam rangka untuk mencapai target dari Partai NasDem,” kata Natalis.

Saat ditanya target untuk provinsi Papua Tengah, Natalis mengatakan, semua partai memiliki keinginan untuk menang. Sama juga dengan Nasdem. Jadi Nasdem harus mencapai target kursi sehingga wakil rakyat dari Partai NasDem bisa ada di provinsi Papua Tengah.

Baca juga : Caleg Dan Timses Stres Jangan Malu Ke Psikiater

“Seluruh kader Partai Nasdem baik di DPW Provinsi Papua Tengah maupun di delapan DPD kabupaten akan tetap kompak, elegan, santun, mengajak masyarakatg mengikuti aturan-aturan yang berlaku dalam mengambil bagian pada Pemilu 2024,” pungkasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 12 Februari 2024 dengan judul Dapil Papua Tengah, Medannya Baru, Pemainnya Lama

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.