Dark/Light Mode

Asosiasi Presisi: Final Pilpres 1 Putaran

Kamis, 15 Februari 2024 13:50 WIB
Ketua Umum Asosiasi Presisi, Mohammad Anas RA (Foto: Istimewa)
Ketua Umum Asosiasi Presisi, Mohammad Anas RA (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga survei yang tergabung dalam Asosiasi Perkumpulan Penyelenggara Riset Persepsi Publik Indonesia (Asosiasi Presisi) melakukan quick count alias hitung hasil Pemilu 2024. Hingga Rabu malam (14/2), pukul 18.37, data yang masuk sudah mencapai 85 persen.

"Kemudian dilakukan analisa data quick count dan komparasi data antara lembaga survei yang tergabung dalam asosiasi presisi. Kami menyimpulkan, final Pilpres 2024 satu putaran," ucap Ketua Umum Asosiasi Presisi, Mohammad Anas RA, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (15/2).

Baca juga : Tim 8 RJBBP Yakin Pilpres Sekali Putaran

Anas melanjutkan, hasil quick count adalah produk ilmiah yang sudah teruji metodologinya. "Sehingga kami harap masyarakat bijaksana menerima hasil quick count ini," imbuhnya.

Dia memandang, Pilpres 2024 lebih sengit daripada Pilpres 2019. Sebab, rakyat Indonesia terbelah menjadi 3 kubu. Untuk itu, semua pihak meski menahan diri menunggu hasil real count yang dilakukan KPU. Tidak melakukan tindakan propoganda dengan melakukan tindakan tak terpuji dan menebar Pemilu.

Baca juga : Asosiasi Presisi Minta KPU dan Bawaslu Antisipasi Kerawanan Pemilu

"Jikapun ada informasi bentuk kecurangan di tempat tertentu maka harus di-cross check, divalidasi dan dilakukan advokasi sampai tuntas oleh semua tim hukum pasangan calon. Jangan mengeneralisir menjadi kecurangan nasional. Tentu kita berharap bahwa KPU dan Bawaslu bekerja profesional sesuai tugas dan fungsinya," ucapnya.

Anas menambahkan, masyarakat Indonesia mesti didorong untuk mengawasi proses rekapitulasi suara dan memastikan bahwa hasil quick count apakah sama atau beda dengan hasil real qount KPU.

Baca juga : Survei TBRC: Elektabilitas Prabowo-Gibran 51,4 Persen, Peluang Pilpres Satu Putaran

"Kita berharap dalam waktu dekat Presiden Jokowi dan atau Lembaga Tinggi Negara MPR, DPR, DPD, mengundang makan siang bersama tiga pasangan calon agar menghadirkan kesejukan iklim politik pasca pencoblosan," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.