Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gibran Dinilai Terlalu Muda Untuk DKI 1

Rudy: Itu Bukan Masalah

Rabu, 25 Januari 2023 07:35 WIB
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dinilai memiliki peluang maju di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 nanti. Namun, ada juga kalangan yang menyebut usia Gibran masih terlalu muda (35 tahun -red), untuk mengikuti kontestasi tersebut.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyebut, usia Gibran bukan kendala untuk mengikuti kon­testasi demokrasi 2024 nanti.

Menurut dia, meski tergolong muda, pihaknya tak memberikan pembedaan antara kader tua atau muda. Sebab, dalam kepemimpinan hal terpenting adalah soal kemampuan.

Berita Terkait : Penyediaan Layanan Internet Untuk Daerah 3T Harus Efektif Dan Tepat Sasaran

“Menurut saya, mau bicara kader muda atau kader tua, yang penting obyektif. Kalau tidak obyektif, saya tidak akan komentari. Kader tua, kader muda, kalau ditugaskan Ketua Umum wajib hukumnya melaksanakan,” kata Rudy, sapaan FX Hadi Rudyatmo di Taman Jogo Kali, Solo, Jawa Tengah (Jateng), kemarin.

Lebih lanjut, ia menegaskan,keputusan Gibran maju di Pilkada DKI Jakarta, akan ditentukan oleh Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Karenanya, dia meminta, Gibran harus siap jika diberikan mandat tersebut.

“Sebagai kader partai, kita harus siap kalau ditugaskan oleh Ketua Umum. Tidak ada kata tidak siap, harus siap melaksana­kan,” tegas dia.

Berita Terkait : Gibran Dinobatkan Jadi Politisi Muda Terpopuler dan Tervokal 2022

Rudy menambahkan, PDI Perjuangan Kota Solo juga akan mempersiapkan sosok calon Wali Kota Solo, jika Gibran maju di ajang Pilkada DKI Jakarta. Namun, ungkap dia, pihaknya belum berpikir sampai ke masalah tersebut.

“Belum mengarah ke sana. Target kami saat ini, memenangkan Pemilu Legilastif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 dulu. Setelah itu, kami akan berpikir dan bersikap soal Pilkada,” tuturnya.

Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, dirinya tidak akan kemana-mana terkait konstentasi politik di Tahun 2024. “Saya tidak ngotot mau kemana-mana, mau fokus dulu di kerjaan di sini,” kata Gibran di Solo, kemarin.

Berita Terkait : BPOM Izinkan Vaksin Covid Pfizer Untuk Anak Usia 6 Bulan-11 Tahun

Selain itu, kata dia, masih banyak pekerjaan rumah dan tugas yang harus dilanjutkan dari jabatannya sebagai Wali Kota Surakarta, yang sebelum­nya dijalankan oleh FX Hadi Rudyatmo dan harus disele­saikannya.

“PR-PR dan tugas-tugas dari Pak Rudy untuk saya masih ban­yak, saya menyelesaikan itu dulu saja. Salah satunya Sriwedari (penataan Taman Sriwedari),” jelas dia.

Karenanya, ia enggan banyak mengomentari soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) Tahun 2024. Selain itu, tambah dia, dirinya juga tidak setuju jika pemilihan gubernur dapat diikutinya denganmudah, termasuk dengan Pilkada di Jateng 2024. “Ya semua butuh kerja keras, nggak bisa sambil tidur. Enak men (enak sekali),” tandasnya. ■