Dark/Light Mode

Pilkada Tak Boleh Jadi Ajang Mematikan

Parpol Jangan Cuma Kejar Kemenangan Dong

Rabu, 30 September 2020 07:32 WIB
Pilkada Tak Boleh Jadi Ajang Mematikan Parpol Jangan Cuma Kejar Kemenangan Dong

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Pusat Sosial Politik Indonesia (Puspolindo) Dian Cahyani mengingatkan, partai politik (parpol) harus mengkampanyekan kepatuhan menjalankan protokol kesehatan di setiap agenda politik nasional maupun daerah.

“Parpol jangan cuma mengejar kemenangan tetapi mengabaikan protokol kesehatan. Ingat ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga parpol,” ujar Dian, kemarin.

Berita Terkait : KPK, PLN dan Kemendagri Ngomongin Pajak Penerangan Jalan

Bagi dia, angka masyarakat yang terpapar virus corona sudah mengkhawatirkan. Bahkan, data terakhir yang positif Corona mencapai 4 ribu orang per hari. Jika tidak ada peran aktif dari partai politik, sulit untuk menahan laju pandemi Virus Corona.

Agenda yang bisa menjadi klaster penyebaran Corona adalah Pilkada Serentak 2020. Dia berharap pilkada tidak menjadi ajang mematikan bagi warga.

Berita Terkait : Pilkada Tak Boleh Ancam Jiwa Dan Perkembangan Anak

Karena itu, peran aktif parpol diperlukan. Untuk penerapan protokol kesehatan di pilkada, Dian mengingatkan agar parpol terlibat aktif. Parpol jangan hanya menyerahkan kepada aparat penegak hukum atau lembaga penyelenggara pilkada di tingkat daerah.

Sebelumnya, Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan, saat ini menjadi momentum penting bagi partai politik untuk menunjukan tanggung jawab.

Berita Terkait : Jakarta Terapkan PSBB Ketat, Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman

Eddy menegaskan, parpol sebagai suatu lembaga yang mengusung pasangan calon seharusnya tidak hanya sebatas mencari kemenangan saja.

Tetapi, kata Eddy, parpol juga bertanggung jawab terhadap hal-hal apa saja yang dilakukan oleh pasangan calon yang diusung. [REN]