Dark/Light Mode

Menang 16 Pilkada Di Provinsi Sumatera Utara

Golkar Jangan Jumawa

Rabu, 30 Desember 2020 07:30 WIB
Ketua Golkar Sumut, Musa Rajekshah. (Foto: Facebook)
Ketua Golkar Sumut, Musa Rajekshah. (Foto: Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diminta tak berpuas diri dan jumawa, menyikapi kemenangan besar saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Provinsi Sumut.

Seperti diketahui, Partai Golkar meraih kemenangan besar dalam koalisi mengusung pasangan calon (paslon) saat Pilkada di Provinsi Sumut. Dari 23 kabupaten dan kota yang menggelar Pilkada, partai besutan Airlangga Hartarto ini berhasil meraih 16 kemenangan di Pilkada.

Yakni Pilkada Kota Medan, Binjai, Pematang Siantar, Tanjung Balai, Gunung Sitoli, Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu dan Kabupaten Samosir. Golkar juga sukses menang Pilkada Mandailing Natal (Madina), Humbang Hasundutan (Humbahas), Tapanuli Selatan, Pakpak Bharat, Nias.

Hanya saja, Golkar kalah di Pilkada Kota Sibolga, Tanah Karo, Labuhan Batu Selatan, Toba, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Barat. Ketua Golkar Sumut, Musa Rajekshah meminta, seluruh calon terpilih, pengurus maupun kader agar terus memantapkan konsolidasi pasca Pilkada 2020.

Berita Terkait : KPU Kalsel Tak Gentar Lawan Gugatan Denny

Sebagai partai pemenang, Ijeck (sapaan akrab Musa Rajekshah) meminta, seluruh kader di daerah supaya tidak berpuas diri. Sebaliknya, Golkar di Kabupaten dan Kota Sumut diminta lebih meningkatkan kinerja, termasuk mendorong kepala daerah terpilih melaksanakan pembangunan.

Peran kepala daerah dalam memimpin daerah, ujarnya, harus ditingkatkan. Agar lebih dipercaya masyarakat di daerah yang dipimpinnya. Kader Golkar di legislatif, lanjut Ijeck, juga harus meningkatkan perannya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kader Golkar tidak boleh berpangku tangan,” tegasnya, dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2020 Golkar Sumut di Medan, Sumut, kemarin.

Menurut Ijeck yang juga Wakil Gubernur Sumut ini, kerja keras seluruh pengurus maupun kader partai berlambang pohon beringin ini dibutuhkan masyarakat. Dengan selalu hadir melaksanakan kegiatan sosial, maka dapat dipastikan, Golkar menjadi partai yang hadir dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat.

Berita Terkait : Awas, Pelapor Pelanggaran Rawan Diintimidasi Dan Diteror

Jika kerja keras terus dilakukan dan ditingkatkan, ujarnya lagi, bukan mustahil, pada pesta demokrasi 2024, Golkar juga bisa menang dengan sangat mudah. “Kuncinya hanya satu, jangan tinggalkan masyarakat. Kehadiran Golkar harus dirasakan masyarakat,” ujar Ijeck.

Ijeck mengaku, akan segera memanaskan mesin partai di 33 kabupaten dan kota se-Sumut awal 2021. Menurutnya, peranan kader dan pengurus Golkar dari tingkat kabupaten dan kota hingga tingkat kecamatan, sangat dibutuhkan untuk mendorong pembangunan dan kemajuan. Hal ini semata-mata meningkatkan kesejahteraan di tengah masyarakat.

“Soliditas pengurus dan kader dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial, hadir misalnya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat korban musibah bencana alam,” tegasnya.

Diingatkan, seluruh kader maupun pengurus agar terus melaksanakan kegiatan sosial,tanpa membedakan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Berita Terkait : KPU Nias Selatan Cuekin Bawaslu

“Berbagai kegiatan sosial kita lakukan, sudah memperlihatkan hasil positif saat Pilkada pada 9 Desember 2020. Dari 23 kabupaten dan kota menggelar Pilkada, Golkar berhasil meraih 70 persen kemenangan,” tutupnya. [EDY]