Dark/Light Mode

Pleno KPU PSU Pilgub Kalsel

Prof Denny Dikalahkan Petahana

Sabtu, 19 Juni 2021 06:40 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Provinsi Pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Kamis (17/6/2021). (Foto: Istimewa)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Provinsi Pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Kamis (17/6/2021). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Selatan (KPU Kalsel) menetapkan Paslon petahana Sahbirin Noor-Muhidin sebagai pemenang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel. Petahana akhirnya mengalahkan calon Gubernur Kalsel, Prof Denny Indrayana.

Hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi kemarin, KPU Kalsel menetapkan petahana paslon nomor 1 Sahbirin Noor-Muhidin meraih 871.123 suara. Sedangkan paslon nomor 2 Dennya Indrayana-Difriadi Darjat meraup 831.178 suara. Terdapat selisih 39.945 suara dari total pemilih sah 1.702.301 orang di 13 kabupaten/kota di Kalsel.

Berita Terkait : PSU Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Tetap Kalah, Saksinya Tolak Tanda Tangan

Rapat pleno terbuka hasil PSU Pilgub Kalsel itu dikawal ketat Kepolisian dan TNI. Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto menegaskan, situasi di Kalsel aman dan tidak ada gejolak setelah rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil PSU Pilgub Kalsel pada 9 Juni 2021 lalu.

“Alhamdulillah situasi Kamtibmas dari siang hingga malam kondusif. Tak ada gejolak atau gangguan keamanan,” katanya, kemarin.

Berita Terkait : PSU Pilgub Kalsel Ibarat Pertandingan Sepak Bola

Meski demikian, Rikwanto menyatakan, anggotanya terus bersiaga memantau perkembangan di lapangan. Selain pengamanan secara terbuka, tim khusus juga diterjunkan secara tertutup. “Saya tekankan kepada anggota agar deteksi dini. Jangan situasi yang landai-landai ini membuat kita lengah,” tegasnya.

Dia pun mengingatkan kepada peserta Pilkada untuk tetap sama-sama menahan diri dan mengedepankan nilai-nilai demokrasi serta semangat persatuan di atas segalanya.

Berita Terkait : Golkar: Pendukung Jangan Hura-hura Euforia Ke Jalan

“Jika pun ada pihak yang keberatan atas hasil KPU, jalur hukum bisa ditempuh. Sedangkan bagi kubu yang menang, jangan euforia,” ujarnya.
 Selanjutnya