Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kunker ke Kuningan, Ketua DPD Kunjungi Petilasan Prabu Siliwangi
Minggu, 24 Oktober 2021 12:32 WIB
Sebelumnya
Menurut Kepala Desa Cikahuripan, Caswadi, saat itu Raden Kian Santang tengah bertapa di lokasi yang kini menjadi desa tempat ia menjabat.
"Saat bertapa itu Raden Kian Santang membutuhkan air. Lalu ditancapkan tongkat yang dibawanya ke sebuah batu yang berada tak jauh darinya. Seketika keluarlah air yang kini menjadi mata air Cikahuripan," kisah Caswadi.
Di mata air itu pula Raden Kian Santang, dan sesekali ayahnya, Prabu Siliwangi membersihkan diri atau mandi di sela pertapaannya.
Baca juga : Sinergi Kementan Tanggulangi Kasus Kematian Babi Di Kalbar
"Raden Kian Santang menurut leluhur kami meninggal dan dikuburkan di sini. Eyang Kuwu Sukma Wijaya (Syekh Madulloh Iman) itu adalah Raden Kian Santang," terangnya.
Menurut Caswadi, tongkat yang digunakan Raden Kian Santang adalah pemberian dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Kala itu, Raden Kian Santang begitu sakti mandraguna. Tak ada yang dapat mengalahkannya di Nusantara ini.
Raden Kian Santang kemudian mencari seseorang yang dapat menandingi, bahkan mengalahkan kesaktiannya.
Baca juga : Menaker Ida Dukung Pendirian BLK Manokwari Selatan
"Lalu, berdasarkan cerita leluhur kami, Raden Kian Santang diminta ke Mekkah karena di sana ada orang sakti bernama Ali Bin Abi Thalib," papar dia.
Singkat cerita, tibalah Raden Kian Santang di Tanah Suci Mekkah. Ia berjumpa dengan seorang tua yang tengah menggembala ternak. Kepadanya Raden Kian Santang bertanya keberadaan orang sakti bernama Ali bin Abi Thalib.
Saat itu, orang tua itu meminta Raden Kian Santang untuk mengambilkan tongkatnya jika ingin bertemu Ali bin Abi Thalib.
Baca juga : Anggota DPR Dan Istrinya Tersangka Pencucian Uang
Tak disangka, Raden Kian Santang yang begitu sakti di Nusantara tak kuasa mengangkat tongkat kakek tua tersebut.
Seketika Raden Kian Santang menyadari jika orang tua yang ditemuinya adalah Ali bin Abi Thalib yang merupakan sahabat sekaligus menantu Rasulullah SAW.
"Tongkat itu kemudian dibawa pulang oleh Raden Kian Santang dan digunakan untuk mencari air saat bertapa di sini," jelas Caswadi. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya