Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Badai yang menerjang Kementerian Keuangan (Kemenkeu) semakin kencang. Setelah kasus oknum pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, muncul kabar, 69 pegawai di Kemenkeu transaksinya mencurigakan. Kini muncul lagi kejutan, yaitu transaksi janggal di jajaran Kemenkeu mencapai Rp 300 triliun.
Orang yang mengungkap transaksi mencurigakan itu adalah Menko Polhukam Mahfud MD. Data transaksi janggal tersebut diperoleh dari PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).
Baca juga : Stop Pamer Kekayaan
Kita berharap Menteri Keuangan dan Irjen Kemenkeu segera merespon data yang diungkapkan Menko Polhukam.
KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) juga harus proaktif menyelidiki data transaksi janggal itu. Cepat periksa oknum di jajaran Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai yang dicurigai melakukan transaksi janggal.
Baca juga : Segera Banjiri Pasar Beras
Kalau setelah diperiksa secara detil, ternyata benar ada transaksi dana hasil gratifikasi,suap atau korupsi, oknum yang terlibat harus ditindak tegas.
Kita juga berharap, pemeriksaan transaksi janggal itu bisa mengung kapkan, dari mana asal uangnya. Aliran dananya kemana saja. Ini penting supaya kasus transaksi janggal bisa diusut tuntas dari hulu ke hilir.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.