Dark/Light Mode

Kenapa China?

Jumat, 26 Februari 2021 06:20 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Setiap rezim di negeri ini punya keberpihakan. Setiap rezim berganti, berganti pula keberpihakan. Persisnya, kecenderungan garis berpihak dalam membangun aliansi membangun negara.

Baca juga : Jangan Saling Membungkam

Rezim Soekarno terkenal karena keberpihakannya pada Tiongkok. Meski menyatakan nonblok tapi bapak proklamator ini lekat dan terlalu dekat ke Tiongkok.

Baca juga : Ngutang, Siapa Takut?

Karena keberpihakannya ke Tiongkok membuat blok Barat, Amerika, tidak berkenan. Sampai akhirnya terjadi grand scenario mengganti rezim. Dan terjadilah. Rezim Soeharto naik dan pendulum keberpihakan mengayun.

Baca juga : Jebloknya Indeks Demokrasi

Soeharto berpihak ke Amerika. Selama 32 tahun. Setelah rezim runtuh, terjadi pertempuran. Perebutan garis keberpihakan. Dengan segala strategi dan pasukan-pasukan intelijennya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.