Dark/Light Mode

Bom Waktu (Di Daerah)

Kamis, 17 Juni 2021 07:03 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Benar. Bahkan sangat benar. Perkiraan bahwa akan terjadi peningkatan kasus setelah mudik Lebaran, memang terbukti. Di bulan Juni, Covid seperti merajalela. Meningkat drastis. Kalau antisipasinya kurang tepat dan remnya kurang pakem, keparahan luar biasa bisa terjadi.

Di Jakarta misalnya, keterisian tempat tidur rumah sakit sudah di atas 75 persen. Batas aman yang ditentukan WHO, 60 persen. RS Wisma Atlet, Kemayoran, yang sempat agak sepi, sekarang nyaris penuh.

Berita Terkait : ``Bodo Amat``, Segera Obati!

Peningkatan tajam juga terjadi di daerah-daerah tujuan mudik. Semuanya di Jawa. Enam provinsi teratas; DKI Jakarta, Jateng, Jabar, Yogyakarta, Jatim, serta Banten.

Kondisi ini menjadi “bom waktu” yang setiap saat bisa meledak. Juga seperti “puncak gunung es”. Terlihat kecil di pucuknya, tapi yang tersembunyi di bawahnya, sangat besar.

Berita Terkait : Awas, Klaster Nobar!

Longgarnya prokes di daerah, juga jadi ancaman serius. Coba tanyakan warga Jakarta yang berkunjung ke daerah, hampir semuanya memberi kesaksian yang sama: di daerah, jarang yang memakai masker. Yang memakai masker justru terlihat aneh.

Alarm bahaya yang sudah berbunyi sangat nyaring ini terdengar kian nyaring karena minimnya pengetesan dan pelacakan.

Berita Terkait : Jangan Ada Nada Sumbang

Selain protokol kesehatan 3M atau 5M, pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) tak kalah pentingnya. Ini yang dirasa masih kurang. Perlu ditingkatkan. Segera.
 Selanjutnya