Dewan Pers

Dark/Light Mode

Formula 1, Banteng Merah Waspada Mercedes

Kamis, 30 Juni 2022 08:35 WIB
Pembalap Red Bull, Max Verstappen. (Foto : Ist)
Pembalap Red Bull, Max Verstappen. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bos Red Bull, Christian Horner mengantisipasi pergerakan dari Mercedes pada putaran Formula 1 Grand Prix Inggris dan Prancis. Mercedes memasuki musim 2022 berbekal status favorit juara.

Tak heran, jika mengacu fakta The Silver Arrows mendominasi era V6 hybrid dengan torehan delapan gelar konstruktor dan tujuh titel pembalap secara beruntun.

Berita Terkait : Genjot Pertumbuhan, Nutrifood Gandeng Lazada Logistics

Tetapi siapa sangka, Mercedes yang paling terdampak masalah porpoising bisa bangkit lagi dan bergerak mencetak poin-poin berharga. Walau pertarungan saat ini mengerucut antara Red Bull dan Ferrari, Horner tetap menaruh perhatian kepada Mercedes.

Tim rival dikenal memiliki kemampuan membalikkan keterpurukan jadi kebangkitan. “Saya berpikir mereka (Mercedes) akan kuat di Silverstone,” kata Horner menjawab pertanyaan Motorsport.com, kemarin.

Berita Terkait : Puan Belum Liat Tanda-tanda Dicapreskan

Dia juga memprediksi, Ferrari akan cepat di Silverstone. “Ini bisa menjadi sirkuit lebih menantang bagi kami hanya karena sifat dari layout (Silverstone), “ papar Horner.

“Sungguh luar biasa, kami telah mengumpulkan enam kemenangan balapan bersama-sama, tetapi Silverstone bisa menjadi paling menantang.”

Berita Terkait : RRI Buka Program Magang Mahasiswa Kampus Merdeka

Dari 10 lawatan terakhir ke Silverstone, Mercedes mengantongi delapan kemenangan. Skuad berbasis di Brackley itu gagal merebut podium tertinggi pada musim 2018 dan 2020. Mercedes berencana membawa beberapa pembaruan pada W13 untuk balapan akhir pekan ini, dalam upaya membuat kemajuan, terutama bisa menantang Red Bull dan Ferrari.

Diyakini, upgrade bakal dapat meminimalisasi masalah porpoising, seperti yang dilakukan Mercedes dalam putaran F1 GP Spanyol lalu. Adapun Red Bull lebih memilih pembaruan terhadap RB18 pada awal-awal seri, yang membantu tim menjungkalkan Ferrari sejak dimulainya rangkaian balap di Eropa. ■