Dewan Pers

Dark/Light Mode

Timnas Tunisia

Elang Kartago Siap Beri Kejutan

Kamis, 14 Juli 2022 07:00 WIB
Timnas Tunisia. (Foto: Getty Images).
Timnas Tunisia. (Foto: Getty Images).

RM.id  Rakyat Merdeka - Timnas Tunisia menjadi tim debutan dalam gelaran Piala Dunia Qatar 2022 mendatang. Tim asal Afrika ini lolos usai mengalahkan Mali di babak playoff zona Afrika.

Bermain tanpa gol melawan Mali pada leg kedua di Stadion Olympique de Rades, Tunis, hasil tersebut sudah cukup untuk membawa Tunisia melaju ke Qatar dengan agregat 1-0, setelah pada leg pertama mampu mengalahkan Mali dengan skor 1-0 melalui gol bunuh diri Moussa Sissako.

Tunisia tidak bisa dianggap remeh dalam gelaran Piala Dunia kali ini. Tim berjuluk Les Aigles de Carthage atau Elang Kartago telah lolos babak kualifikasi untuk Piala Dunia FIFA sebanyak 6 kali sejak pertama kalinya di 1978.

Meskipun mereka sempat tidak lolos babak kualifikasi lagi selama 20 tahun, akan tetapi juara Piala Afrika tahun 2004 ini telah lolos untuk tiga Piala Dunia terakhir 1998, 2002, 2006, dan 2018.

Tunisia menjadi satu dari lima tim asal Afrika yang akan tampil di Piala Dunia 2022 Qatar November mendatang.

Empat tim Afrika selain Tunisia di antaranya adalah Kamerun, Ghana, Maroko, dan Senegal. Dan Tunisia menjadi salah satu kuda hitam di Piala Dunia 2022.

Berita Terkait : Piala Presiden, Singo Edan Buru Gelar Ketiga

Dari hasil drawing, Tunisia tergabung bersama Prancis, Australia, dan Denmark di Grup G Piala Dunia 2022.

Tunisia kembali berpartisipasi di ajang Piala Dunia setelah sebelumnya tampil di Rusia empat tahun lalu.

Kali ini, Tunisia akan bertarung melawan dua wakil Eropa, Denmark dan Prancis, serta wakil dari Asia, Australia di grup D.

Meski bukan tim yang diunggulkan untuk melaju ke babak berikutnya, Tunisia bisa saja menghadirkan kejutan untuk tiga lawannya.

Tim berjuluk Elang Kartago itu tampil meyakinkan dalam empat pertandingan terbarunya pada bulan Juni ini.

Mereka berhasil meraih tiga kemenangan dan sekali imbang, dua kemenangan di antaranya diraih di ajang Piala Kirin 2022 yang mana mereka keluar sebagai juara.

Berita Terkait : Muda Jadi Utama, Senior Lapis Kedua

Kendati demikian, pasukan Jalel Kadri tentu perlu persiapan yang matang untuk menghadapi tiga negara lain yang bisa dibilang lebih kaya pengalaman di Piala Dunia.

 

Jalel Kadri bisa dibilang sebagai salah satu pelatih ‘baru’ di kancah sepak bola internasional. Ia baru ditunjuk memimpin Timnas Tunisia pada 30 Juni 2022 di tengah gelaran Piala Afrika.

Sepekan sebelumnya ia sudah menangani tim menggantikan Mondher Kebaier yang kala itu harus absen karena terpapar Covid-19.

Pria berusia 50 tahun ini menghabiskan karier kepelatihannya di berbagai klub Liga Tunisia. Prestasi Jalel Kadri dalam enam bulan ini bersama tim nasional adalah menjuarai Piala Kirin 2022.

Hannibal Mejbri menjadi sosok yang dinantikan aksinya di Piala Dunia 2022 dari Timnas Tunisia.

Meski baru berusia 19 tahun, Hannibal Mejbri sudah menjadi langganan untuk mengisi skuad Negaranya.

Berita Terkait : Kebangkitan Singa Atlas

Pemain berposisi gelandang serang itu sudah terlibat dalam 16 pertandingan di berbagai ajang sejak debutnya pada 5 Juni 2021.

Performa apik bersama Tunisia tentu akan membantunya mendapatkan tempat utama di Manchester United.

Pelatih Tunisia,Jalel Kadri yakin timnya bisa lolos babak sistem gugur Piala Dunia 2022 untuk pertama kalinya dari enam kali ikut di turnamen terakbar sepak bola itu.

Hal itu disampaikan setelah Tunisia meraih kemenangan mengesankan 3-0 atas Jepang di final Piala Kirin, Selasa (14/6).

Mohamed Ali Ben Romdhane mencetak gol penalti 10 menit memasuki babak kedua sebelum Ferjani Sassi dan Ali Maaloul mencetak gol untuk melengkapi kemenangan mengesankan bagi Negara bagian Afrika Utara itu.

Kemenangan ini menjadi modal untuk pemain yang akan bersaing lolos di fase grup D bersama juara bertahan Prancis, Denmark dan Australia di Qatar akhir tahun ini. â–