Dewan Pers

Dark/Light Mode

Liga 1 Indonesia

PSM Makassar Ujian Perdana Pelatih Anyar Macan Putih

Rabu, 31 Agustus 2022 10:20 WIB
Pelatih anyar Persik Kediri, Divaldo Alves. (Foto : ist)
Pelatih anyar Persik Kediri, Divaldo Alves. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih anyar Persik Kediri, Divaldo Alves langsung mendapat ujian berat. Di laga pertama, ia harus mendampingi Persik menghadapi tim kuat, PSM Makassar di pekan ke-8 BRI Liga 1 2022/2023 pada Jumat (2/9) malam.

Rentang waktu untuk memimpin tim di latihan perdana dengan laga perdana terbilang tidak ideal. Tidak sampai seminggu semenjak kedatangannya, Persik sudah harus bertemu PSM Makassar di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (2/9) malam.

PSM bukanlah lawan yang mudah dihadapi. Jika Persik adalah tim yang tidak pernah menang, maka PSM merupakan tim yang tidak pernah kalah. Pertandingan yang berlangsung di kandang tim berjuluk Macan Putih juga tidak menjamin apapun karena tim sendiri baru meraup satu poin di sana.

Berita Terkait : Pelatih Ajax Tidak Rela

Divaldo Alves menyadari waktu tersebut tidak cukup untuk membenahi kekurangan-kekurangan tim. Fokusnya lebih kepada memperbaiki mental para pemain.

"Saat ini targetnya bukan bicara peringkat, tetapi posisi yang lebih baik. Tentu di awal saya harus mengembalikan mental para pemain. Baru kami akan fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," papar pelatih asal Portugal itu.

Dia sempat menonton pertandingan terakhir Persik. Dari apa yang dilihatnya, ada banyak sekali aspek yang harus ditingkatkan.

Berita Terkait : Aksi 8 Menit Lerby Eliandry Dipuji Teco

Hal itu tercermin jelas dari posisi Persik di papan klasemen. Dari tujuh pertandingan, Persik baru mengumpulkan satu poin dan sudah kalah enam kali.

Masalah Persik juga tidak sampai di sana. Lini depan yang sudah dihuni pemain asing, seperti Joanderson dan Renan Silva, baru bisa menyarangkan tiga gol. Sementara gawang mereka sudah kebobolan 14 gol.

"Memang saya lihat ada beberapa masalah, tetapi saya tekankan kepada seluruh anggota tim, baik pemain maupun ofisial agar tidak lagi melihat ke belakang. Waktunya bekerja keras dan memulai dari nol lagi," ucap pelatih yang pernah menangani PSMS Medan pada 2008 silam ini.