Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Inter Milan vs Barcelona 1-0
Digigit Ular Besar, Barca Ketar-ketir
RM.id Rakyat Merdeka - Peluang Barcelona untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions mengecil. Tim asuhan Xavi Hernandez keok dari tuan rumah Inter Milan 0-1 di Giuseppe Meazza, dini hari kemarin.
Kemenangan Nerazzurri - julukan Inter Milan disumbangkan Hakan Calhanoglu jelang turun minum. Sebetulnya, Barca sempat menyamakan kedudukan melalui Pedri di menit ke-66, namun, gol tersebut dianulir wasit.
Wasit menganulir gol itu setelah tayangan ulang menunjukkan kiper Inter, Andre Onana menyentuh bola crossing Ousmane Dembele sehingga mengenai lengan Ansu Fati sebelum Pedri melakukan penyelesaian.
Baca juga : Adu Ketajaman Demi Posisi
Yang menyakitkan lagi, Inter Milan diuntungkan lagi setelah Denzel Dumfries tampak melakukan handball tapi wasit tidak menghadiahkan penalti kepada Barcelona. Xavi pun murka dengan keputusan wasit Slavko Vincic.
“Saya sangat marah,” ceplos Xavi dilansir Stats Perform.
“Yang pertama mereka menjelaskan kepada kami bahwa Ansu Fati hand ball tapi seorang rekan tim mencetak gol kemudian dengan insiden lain, tidak jelas apa yang sudah terjadi,” tandasnya.
Baca juga : Momen Belgia Balas Dendam
Tambahan tiga poin ini membuat Si Ular Besar - julukan Inter berada di peringkat kedua dengan enam poin. Sedangkan Barcelona menelan pil pahit karena dua kali kalah beruntun dan menempatkan mereka di peringkat ketiga dengan tiga poin.
Hakan Calhanoglu dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga itu oleh panel Pengamat Teknis UEFA.
Pemain ini dinilai berperan penting dengan gol vitalnya, juga ancaman yang ia berikan kepada Barcelona selama pertandingan secara keseluruhan.
Baca juga : Keok, Rossoneri Gigit Jari
Seusai laga itu, Calhanoglu menyebut kebersamaan dalam tubuh Inter Milan menjadi kunci alam laga tersebut. “Hari ini kami memainkan permainan yang ingin kami mainkan,” ujar Hakan Calhanoglu, seperti dikutip laman UEFA.
“Kami membuktikan nilai kami, semua orang bekerja dengan baik, bahkan dalam fase bertahan. Kami selalu bersama pelatih, dia melihat bahwa ini adalah tim yang berjuang untuknya,” lanjutnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.