Dewan Pers

Dark/Light Mode

Piala Dunia 2022

3 Kali Keok, Pelatih Qatar Pasrah Kalau Dipecat

Rabu, 30 November 2022 06:27 WIB
Felix Sanchez dan para pemain Timnas Qatar. (Foto : Ist)
Felix Sanchez dan para pemain Timnas Qatar. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tiga kali keok di pentas Piala Dunia 2022, Pelatih tim nasional Qatar, Felix Sanchez terancam dipecat sebagai pelatih. Sanchez pasrah kalau memang harus dipecat. 

Timnas Qatar menjadi tim pertama yang tak lolos dari fase grup itu di Grup A. Laga terakhir, tim tuan rumah Piala Dunia pertama grup meraih satu poin pun setelah kalah 0-2 melawan Belanda dalam pertandingan pemungkas di Stadion Al Bayt, Al Khor, Selasa (29/11).

Muncul kabar, statusnya sebagai pelatih Qatar yang gagal meraih satu poin pun dalam Piala Dunia bakal dievaluasi. Sanchez enggan berspekulasi tapi yakin pengembangan sepak bola negeri itu tidak bergantung di tangannya semata ataupun individu tertentu.

Berita Terkait : Wales Tersingkir, Pelatih: Sulit Diterima

"Soal masa depan saya, entahlah. Rasanya ini bukan satu-satunya pertandingan yang akan menentukan itu," katanya dilansir Reuters, Rabu (30/11).

"Salah satu hak positif dari timnas Qatar adalah bahwa kami memiliki rencana jangka panjang yang tidak bergantung pada saya atau individu-individu tertentu saja. Jadi akan bersitirahat, sebab masih ada turnamen berikutnya yang harus disiapkan," sambung dia.

Namun Sanchez menegaskan sejak awal, dia tak menargetkan tembus 16 besar karena persaingan ketat di Piala Dunia 2022.

Berita Terkait : Iran Dan Wales Binasa, Inggris-AS Perkasa

"Lolos ke 16 besar ataupun muluk-muluk ke perempat final tidak pernah menjadi target kami. Kami cukup realistis dan sadar diri, target kami hanya ingin bisa tampil memberikan persaingan," katanya.

Piala Dunia 2022 memang kali pertama Qatar tampil dalam putaran final turnamen tersebut, dan karena status tuan rumah mereka terpaksa mencari keikutsertaan dalam beragam kompetisi untuk mengukur kemampuan sementara tim-tim lain berebut tiket dari fase kualifikasi.

Kendati demikian, Qatar sebetulnya mempunyai modal relatif positif menyongsong Piala Dunia 2022 seperti menjuarai Piala Asia 2019 dan mencapai semifinal Piala Emas 2021.

Berita Terkait : Arab Saudi Vs Meksiko: Yang Keok, Siap Angkat Koper

"Ya kami bisa mengangkat trofi Piala Asia dan itu luar biasa, tapi kami tidak bisa mengeluarkan kembali performa di level itu pada Piala Dunia ini," kata Sanchez.

"Kami cukup realistis di mana kami berada, anda bisa pakai statistik sesukanya tapi setelah kami melakukan analisa pada saat itulah itu menjadi penting."