Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Asisten Pelatih Ganda Putri PBSI, Prasetyo Restu Basuki mengatakan Febriana Dwipuji Kmusuma/Amalia Cahaya Pratiwi akan langsung fokus ke Malaysia Masters 2024.
"Untuk selanjutnya Ana/Tiwi akan tampil ke Malaysia Masters. Kami bersyukur tampil di Thailand Open bisa melaju ke final dan tanpa cedera. Semoga mereka mampu mempertahankan performanya dan memenuhi target yang mereka harapkan," kata Prasetyo.
Ana/Tiwi runner up di Thailand Open usai kalah menghadapi Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai di final Thailand Open 2024. Dalam pertandingan di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (19/5/2024) sore WIB, Ana/Tiwi takluk 14-21, 14-21 unggulan pertama.
Baca juga : Indra Sjafri Fokus Genjot Fisik Timnas U-20
Soal laga final, Prasetyo mengatakan sudah mempersiapkan semuanya, namun lawan memang tampil lebih baik.
"Untuk menghadapi partai final Thailand Open ini kami sudah mempersiapkan dan juga diskusi harus bermain apa. Strategi apa untuk menghadapi ganda Thailand itu juga sudah dipersiapkan. Video rekaman pertandingan lawan juga sudah kita lihat," kata Prasetyo.
"Performa Ana/Tiwi sebenarnya sudah baik. Tetapi belum konsisten. Sementara itu lawan rupanya lebih siap mempersiapkan teknik, strategi, pukulan, dan pola mainnya yang terbukti hasilnya lebih baik dibanding Ana/Tiwi," jelasnya.
Baca juga : Tantangan Demokrasi Pancasila Menuju Indonesia 2045
Menurut Praetyo, Ana/Tiwi permainan sempat unggul. Tetapi saat lawan bisa membalikan keadaan, sebenarnya yang sangat dibutuhkan saat itu adalah ketenangan. Tetapi saat terkejar, Ana/Tiwi malah belum bisa bermain tenang.
"Harus diakui, penampilan Ana/Tiwi hari ini tidak seperti kemarin di semifinal. Saat lawan ganda Jepang, keduanya bisa bermain lebih lepas. Bisa enjoy. Banyak variasinya dan bermain sabar. Namun hal ini bisa terjadi karena kualitas lawan hari ini berbeda dengan yang dihadapi kemarin. Hari ini kemampuan lawan memang lebih baik. Serangan-serangannya juga lebih tajam."
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya