Dark/Light Mode

Serie A Molor Lagi, Birokrasi Dituding Biang Keroknya

Rabu, 20 Mei 2020 05:01 WIB
Para pemain Juventus sudah mulai latihan. (Foto : Istimewa)
Para pemain Juventus sudah mulai latihan. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kelanjutan Liga Serie A kembali tertunda. Kompetisi yang dijadwalkan kembali bergulir pada 13 Juni 2020 mundur lagi setelah keputusan terbaru federasi sepak bola Italia (FIGC) yang sejalan dengan pemerintah.

Dilaporkan Football Italia, Perdana Menteri, Giuseppe Conte kabarnya sudah menandatangani surat keputusan soal ditundanya seluruh kegiatan olahraga hingga 14 Juni 2020.

Berita Terkait : Peternak Blitar Gandeng PT Berdikari Distribusikan Telur Ayam

Keputusan ini membuat FIGC harus kembali mencari tanggal untuk memulai kompetisi. Padahal, sebelumnya sudah ada titik terang Serie A akan dilanjutkan pada 13 Juni seperti yang dinyatakan Menteri olahraga Italia, Vincenzo Spadafora.

“Harapan saya hal itu dapat dilanjutkan pada 13 Juni, tapi sampai hari ini tidak dapat dipastikan,” katanya dikutip Football Italia.

Berita Terkait : Ramadhan di Amerika Kala Covid-19, Bikin Makin Dekat Dengan Keluarga

Meski pernyataan itu dibuat secara personal, tidak mewakili kementerian yang dipimpinnya, media di Italia mengartikan pernyataan itu sebagai lampu hijau bagi kembalinya Serie A.

Saat ini, klub-klub Serie A sudah diizinkan untuk latihan berkelompok namun tetap dengan prorokol kesehatan yang telah ditentukan.

Berita Terkait : BUMN Setrum Dirombak Lagi, 4 Direksi Diberhentikan Dengan Hormat

Menanggapi hal itu, pemilik klub Fiorentina, Rocco Commisso menilai, terlalu banyak birokrasi yang menghalangi Serie A kembali digelar. “Kesehatan datang pertama, tapi kita sedang mencari poin pengertian untuk memulai musim lagi,” kata Commisso kepada Sky Italia.

Serie A kemungkinan besar akan diberi perpanjangan waktu untuk menentukan kelanjutan kompetisi. Hal ini bisa dilakukan setelah UEFA menggeser pertemuan Exco mereka dari 27 Mei ke 17 Juni 2020. [DNU]