Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dapat Emas Di Master-HKJC Asian Junior Challenge 2019
Prestasi Aan Akan Terus Dipantau Kemenpora
Selasa, 19 Februari 2019 08:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Muhammad Akbar Kurniawan (15) layak dapat penghargaan. Dia mendapat medali emas di ajang berkuda pada kejuaraan Longines Master-HKJC Asian Junior Challenge 2019 di Hongkong, Sabtu (16/2). Mendapat apresiasi dari Kemenpora.
Selain harus menghadapi lawan tangguh kelas dunia, dia juga baru 30 menit ‘berkenalan’ dengan kuda yang ditungganginya tersebut. “Alhamdulilah, saya sangat bersyukur bisa naik podium pertama. Selain lawannya tangguh, terutama yang dari Hong Kong, saya juga baru kenal dengan kudanya sekitar 30 menit. Karena saya ikut kejuaraan ini tidak membawa kuda,” ujar Akbar atau biasa disapa Aan kepada wartawan, setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (18/2) malam.
Baca juga : Lawan Myanmar, Garuda Muda Kantongi Satu Poin
Longines Master merupakan seri kejuaraan equestarian dunia yang diikuti atlet top dunia. Dalam setahun, digelar tiga kali kejuaraan, yaitu di Hongkong, New York (AS) dan Paris (Prancis). Pada kejuaraan bergengsi ini, Aan turun di kelas jumping 100 cm. Meski masih terbilang muda, atlet Indonesia ini mampu tampil memukau. Dia tampil sempurna, tidak menjatuhkan rintangan.
Dengan hasil tersebut, Aan berhak mendapatkan medali emas. Medali perak direbut atlet Taiwan, Tsu-Yen Lin dengan satu angka kesalahan di waktu. Sedangkan medali perunggu direbut atlet tuan rumah Hongkong, Vincent Capol. “Setelah ini, saya langsung mempersiapkan diri untuk menghadapi kejuaraan di AS dan Prancis. Moga-moga saya bisa tampil maksimal, sehingga bisa membanggakan nama bangsa dan negara,” lanjutnya.
Baca juga : Jokdri : Kita Ikuti Aja Prosesnya
Sebelumnya, Aan sukses menjadi yang terbaik di kejuaraan Asia-Australia 2018 di Taiwan dan kejuaraan Asia 2018 di Thailand. Catatan bagus selama 2018 itulah yang membawa Aan ke Longines Master-HKJC Asian Junior Challenge 2019. Selain atlet Indonesia yang diundang pada kejuaraan tersebut adalah atlet dari China, Taiwan, dan Iran.
Sedangkan Chandra Bhakti, Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi menyebutkan, selama ini pihaknya memang fokus pada pembinaan atlet usia muda. Kemenpora selalu memberikan perhatian penuh kepada para atlet muda yang mampu memperlihatkan kualitasnya di kancah internasional.
Baca juga : SOS : Publik Harus Awasi Kerja Satgas Antimafia Sepakbola
Salah satu apresiasi Kemenpora terhadap atlet muda berprestasi adalah dengan memberikan bonus atau bea siswa. “Selama ini Kemenpora sangat fokus pada pembinaan atlet usia muda. Kami berharap Aan nantinya bisa menjadi atlet berkuda andalan Indonesia di kancah internasional. Kami akan memantau terus perkembangan prestasi Aan,” kata Chandra yang malam itu didampingi Asdep Peningkatan Prestasi Kemenpora, Arsani. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya