Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - AC Milan masih mengadakan satu ujicoba lagi melawan Vicenza, Rabu (9/9) nanti malam WIB. Laga ini penting sebagai pemanasan menjelang kualifikas Liga Europa pekan depan.
Buat Milan di atas kertas lawannya dapat diatasi karena merupakan anggota Serie C, kasta ketiga Liga Italia. Laga akan digelar di pusat latihan Milan, Centro Sportivo Milanello. Performa Milan begitu sempurna belakangan ini.
Sejak terakhir kali bermain di Serie A dengan kemenangan 3-0 melawan Cagliari, Milan kini sudah memainkan total dua laga uji coba. Dari dua pertandingan tersebut Rossoneri berhasil selalu menang, masing-masing atas Novara dan Monza.
Milan masih membawa modal positif. Mereka kini baru gagal menang sekali dalam delapan pertandingan terakhir. Selain itu, sejak restart kompetisi Serie A musim lalu, anak asuh Stefano Pioli juga belum pernah kalah.
Baca juga : Cegah Penularan Corona, Kominfo Perpanjang WFH
Pada pertandingan kali ini, beberapa pemain mungkin tak akan tampil karena tengah menunaikan tugas internasional. Namun, beberapa pemain lain, termasuk sang penyerang veteran, Zlatan Ibrahimović sepertinya bisa dimainkan.
“Kami mengincar kemenangan demi keuntungan moril menjelang musim baru dan kejuaraan antarklub Eropa. Tentu kami tidak mau pandang remeh dengan lawan meski berkasta lebih rendah,” kata pelatih Milan Stefano Pioli.
Hampir sama dengan Milan, Vicenza Virtus juga dipastikan akan mengincar kemenangan. Terlebih, setelah dua kali kalah di tangan dua tim Serie A lain, Udinese dan Lazio, Vicenza pasti ingin menghadirkan kejutan.
Membawa modal yang begitu buruk, catatan dari Vicenza di musim 2019/2020 kemarin ternyata terlihat begitu bagus. Mereka mengakhiri kompetisi Serie C dengan catatan tak terkalahkan dalam delapan laga pamungkas Serie C musim lalu.
Baca juga : Corona Melanda, Netflix Dapat Keberuntungan
Finish di urutan pertama klasemen akhir Grup B, Vicenza sukses mengemas 61 poin dari 18 kali menang dan tujuh kali seri. Dengan performa gemilang di musim lalu, Vicenza kini mendapat satu tiket promosi ke Serie B musim 2020/2021 mendatang.
Ini artinya, tantangan yang akan mereka hadapi akan jauh lebih berat ketimbang menjajal klub-klub di Serie C. Untuk itu, mereka pasti ingin menang kontra Milan, guna mendapat modal berharga tampil di Serie B kasta ke-2 kompetisi Italia.
Meski saat ini tampil di kasta yang berbeda, Milan dan Vicenza ternyata punya sejarah pertemuan cukup panjang. Mengutip laman Transfermarkt, tercatat sudah ada 73 laga yang mempertemukan kedua tim, dengan total 188 gol tercipta bagi kedua kesebelasan.
Milan tampil begitu dominan dengan memenangkan 36 pertandingan, dan hanya 14 kali kalah. Pertemuan pertama antara kedua tim terjadi pada ajang Prima Divisione, sekarang Serie A, musim 1921/1922, ketika mereka menang dengan skor 0-3.
Baca juga : Spanyol Vs Ukrania, Pasukan Enrique Wajib Menang
Sementara itu, pertemuan terakhir keduanya terjadi di Serie A musim 2000/2001, dengan kemenangan 2-0 Vicenza. Ini artinya, Milan dan Vicenza akan bertemu pertama kali sejak sekitar 19 tahun tak berjumpa. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya