Dark/Light Mode

Jordan Henderson, Nyaris Dijual Liverpool

Senin, 4 Januari 2021 13:52 WIB
Jordan Henderson. (Foto : Istimewa)
Jordan Henderson. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapten Liverpool, Jordan Henderson, pernah mengalami titik terendah selama berseragam The Reds. Hal itu terjadi ketika Liverpool hendak melepasnya hanya 14 bulan sejak kedatangannya ke Anfield pada Juni 2011.

Saat itu, Henderson diisukan akan hengkang ke Fulham. Dia masih ingat dengan jelas pembicaraan dengan pelatih Liverpool saat itu, Brendan Rodgers, soal wacana tukar guling pemain antara kedua klub.

Berita Terkait : Klopp Pasrah Jika Mo Salah Hengkang Dari Liverpool

“Kami sedang berada di hotel untuk mempersiapkan diri menghadapi Hearts (klub asal Skotlandia) di ajang Liga Europa. Sejujurnya, pembicaraan terkait peluang kepindahan ke Fulham berlangsung biasa. Saya lantas tidak mengambil kesempatan itu karena masih merasa dapat berkembang lebih jauh di Liverpool,” jelas pemain yang kini berusia 30 tahun tersebut.

Belakangan, Henderson mampu membuktikan dirinya pantas menjadi bagian dari tim utama Liverpool. Bahkan, dia memegang ban kapten sejak 2015 hingga mampu mengantarkan klubnya meraih gelar juara Premier League edisi 2019-2020 dan juara Liga Champions 2019.

Berita Terkait : Klopp Pastikan Salah Bahagia Di Liverpool

“Saat pelatih (Klopp) datang, saya mengalami kesulitan karena kerap mengalami cedera, sehingga membutuhkan waktu agar kembali menemukan ritme permainan terbaik,”akunya.

Kemudian, Klopp mengarahkan dirinya bermain dengan peran lebih dalam. “Saat itu muncul kepercayaan dalam diri saya men- jalani tugas tersebut, dan proses pembelajaran itu mendewasakan saya,” tandas Henderson. [OSP]