Dark/Light Mode

AS Roma vs Inter Milan

Jalan Menuju Kudeta

Minggu, 10 Januari 2021 05:26 WIB
Alessandro Bastoni. (Foto : Istimewa)
Alessandro Bastoni. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nerrazurri – julukan Inter Milan, optimis bisa kembali bangkit. Pasukan Antonio Conte itu sempat murung setelah kalah dari Sampdoria 1-2 pekan lalu. Kini, Inter harus meladeni AS Roma di Stadio Olimpico malam nanti.

Duel tersebut menjadi jalan Inter untuk mengkudeta AC Milan di puncak klasemen Serie-A yang pekan lalu gagal. Padahal, jika menang, Inter otomatis menggeser AC Milan. Karena pada saat bersamaan, AC Milan keok atas Juventus.

Saat ini, kedua tim hanya terpaut satu angka. Dengan demikian, jalan Inter untuk mengkudeta AC Milan Kembali terbuka malam mini.

Pemain Inter, Alessandro Bastoni mengaku, optimis timnya bakal langsung bangkit. Ia juga yakin timnya bakal menang te­lak saat melawan AS Roma.

Berita Terkait : Tetap Gahar Tanpa Lukaku

“Yang aku tahu kami adalah tim berkualitas dan memiliki kekuatan jauh lebih besar ketimbang mereka (AS Roma). Aku juga sadar dengan ketatnya persaingan. Karena itu, kami akan menuju ke sana dan meraih kemenangan,” kata Bastoni seperti dilansir laman resmi Inter, kemarin.

Dia menegaskan, kekalahan dari Sampdoria bukan karena timnya mulai mengalami penu­runan performa. Melainkan disebabkan timnya sedang tidak beruntung memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.

“Semua orang yang melihat pertandingan juga pasti tahu. Di sana kami punya banyak peluang dan mendominasi permainan. Kami seharusnya menang dan pulang membawa angka penuh,” ujarnya.

Tapi memang, saat melawan Sampdoria, Inter secara kes­eluruhan tampil dengan sangat baik. Serangan mereka di menit awal bahkan langsung berbuah tendangan penalti di menit 12.

Berita Terkait : Inter Milan Vs Sampdoria, Saatnya Ular Putih Nyodok Ke Puncak

Tapi sayang, peluang emas tersebut gagal dimaksimalkan sang algojo, Alexis Sanchez, untuk membawa Inter unggul lebih dulu. Sebab, bola sepak­annya masih bisa ditepis kiper Sampdoria berdarah Indonesia, Emilio Audero.

Setelah itu, petaka bagi Inter. Saat masih intens menyerang, mereka justru tertinggal 0-2 dari Sampdoria jelang berakhirnya babak pertama. Kedua gol itu dicetak Antonio Candreva (23’) dari titik putih dan sepakan Keita Balde (38’).

Inter hanya mampu memba­las melalui sundulan Stefan de Vrij pada menit ke-65. Inter tidak mampumenyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir seh­ingga menderita keka­lahan ked­ua di Liga Italia musim ini.

Padahal jika Inter menang, mereka akan mengkudeta AC Milan dari puncak klasemen. Sebab, di hari sama Milan kalah 1-3 dari Juventus. Kekalahan itu membuat Inter tetap berada di posisi kedua dengan koleksi 36 poin, atau tertinggal satu angka dari saudara tuanya.

Berita Terkait : Scudetto Jadi Obat Mujarab Nerrazurri

Karena itu, Inter harus meraih kemenangan pada pertandingan kontra Roma agar tidak mele­watkan kesempatan emas seperti sebelumnya. Selain itu, keme­nangan juga akan menjauhkan Inter dari kejaran Roma yang kini menempati posisi ketiga dengan koleksi 33 poin. [DNU]