Dark/Light Mode

Liverpool Vs Real Madrid

Si Merah Wajib Jibaku

Rabu, 14 April 2021 06:00 WIB
Pemain Liverpool, Mohamed Salah (kiri) berduel dengan pemain Real Madrid, Casemiro pada duel leg 1 perempat final Liga Champions di Stadion Alfredo di Stefano. (Foto: AFP/Gabriel Bouys)
Pemain Liverpool, Mohamed Salah (kiri) berduel dengan pemain Real Madrid, Casemiro pada duel leg 1 perempat final Liga Champions di Stadion Alfredo di Stefano. (Foto: AFP/Gabriel Bouys)

RM.id  Rakyat Merdeka - Liverpool akan menjamu Madrid di Anfield pada laga perempatfinal leg II Liga Champions, dini hari nanti WIB. Karena kalah 1-3 di leg pertama, Liverpool wajib menang paling tidak 2-0 atau menang dengan selisih tiga gol.

Bekas Manajer Liverpool, Rafael Benitez yakin, Mohamed Salah cs bisa comeback, asalkan main dengan sabar. Sudah pasti bukan pekerjaan yang gampang karena Madrid cukup oke di kandang lawan. Di kompetisi ini, El Real cuma sekali kalah dan meraih dua kemenangan dalam empat pertandingannya.

Real Madrid juga mencetak tujuh gol dan hanya sekali gagal mencetak gol saat dijungkalkan Shakhtar Donetsk 0-2 di Kiev. Benitez pernah memimpin Liverpool comeback dari tertinggal tiga gol melawan AC Milan di final untuk menjuarai Liga Champions 2004/2005. Pria asal Spanyol itu percaya, Liverpool mesti bermain lebih agresif, tapi tidak terburu-buru.

Baca juga : Ini Cara Wanita Mandiri Secara Finansial

“Dengan duelnya seperti apa, kalau Anda mencetak gol sekali, berarti Anda kembali dalam permainan. Sekalipun butuh waktu sejam, jalani saja. Menurut saya, kuncinya adalah jangan terlalu cemas -bagi mereka mengelola kecemasan itu- jangan terburu-buru. Pertahankan level konsentrasi dan terus fokus,” tutur Rafael Benitez seperti dilansir Mirrors.

Dia menyebut, saat ini Liverpool memiliki kualitas pemain yang mumpuni. Sehingga, diprediksi akan memenangi laga.

“Dengan para pemain yang berkualitas, sebuah gol akan tercipta. Tapi Liverpool harus dalam posisi tidak kebobolan, dan mereka akan harus menjadi lebih agresif di Anfield dan bermain dengan intensitas lebih besar selama lebih dari 90 menit daripada ketika bermain di Madrid,” jelasnya.

Baca juga : Real Madrid Vs Barcelona, Menguji Kesaktian Sihir La Pulga

Salah satu faktor kemenangan-kemenangan Liverpool, lanjutnya, adalah dukungan penonton atau suporternya di lapangan. Saat ini, hal itu sangat tidak memungkinkan dilakukan di lapangan, karena masih pandemi Corona.

“Sayangnya, mereka tidak dapat dibantu oleh penonton yang bisa menciptakan semangat untuk itu. Dalam pengalaman saya, suporter di Anfield itu menjadi faktor yang sangat besar di malam-malam kompetisi Eropa semacam ini,” jelas Rafael Benitez.

Pada laga Liverpool vs Aston Villa dalam lanjutan Premier League digelar di Anfield, Sabtu (10/4/2021) malam WIB, sempat tertinggal lebih dulu, The Reds akhirnya menang 2-1.

Baca juga : Mesra Dengan Rayn

Liverpool kebobolan pada menit ke-43 setelah Villa mencetak gol lewat Ollie Watkins. Mohamed Salah membawa tuan rumah menyamakan kedudukan pada menit ke-57.

Kemenangan Liverpool baru ditentukan di menit-menit akhir pertandingan. Trent Alexander-Arnold mencetak gol pada menit ke-91 untuk mengunci kemenangan Liverpool. Kemenangan ini jadi bekal Liverpool untuk menghadapi Real Madrid.

“Kami butuh penampilan yang sempurna di hari Rabu kalau mau punya peluang, cuma peluang. Saya benar-benar berpikir dengan cara kami main -dan cara Real Madrid main di sana- kelihatannya tidak menjanjikan, tapi bagusnya adalah kami bisa main lebih baik,” tutur Juergen Klopp seperti dilansir AS. [JON/NET]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.