Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ini Alasan Markis Kido Tak Bisa Dimakamkan Di TMP Kalibata
Selasa, 15 Juni 2021 19:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menpora Zainudin Amali menjelaskan alasan almarhum pahlawan olahraga Indonesia Markis Kido tidak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Menurut Menpora, begitu mendengar Markis Kido meninggal, dia langsung berkoordinasi terkait rencana pemakaman di Taman Makam Pahlawan. Dia menilai Markis Kido sebagai salah satu pahlawan olahraga yang pernah mengharumkan nama Indonesia.
Baca juga : Markis Kido Tak Dimakamkan di TMP Kalibata, Menpora Beri Penjelasan
Namun, ternyata untuk pemakaman di TMP memiliki kriteria dan syarat tertentu yang kewengannya berada di bawah Kementerian Sosial.
Kriterinya adalah mendapatkan penghargaan dari pemerintah (Presiden RI) berupa Bintang Republik Indonesia, Bintang Maha Putra, Bintang Sakti, Bintang Gerilya, dan Anggota TNI/Polri yang gugur dalam pertempuran.
Baca juga : Markis Kido Dimakamkan Satu Liang Dengan Ayahnya
"Markis Kido mendapatkan penghargaan Parama Kridha Utama Kelas I dari Presiden SBY pada tahun 2008, dan itu tidak termasuk yang bisa dimakamkan di TMP, seperti waktu itu Olimpian Lukman Niode juga tidak bisa," jelas Menpora Amali dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/6)
Ke depan, ia akan koordinasi dengan Kemensos, apakah kriteria dapat diperluas. "Kita akan lihat dan membahasnya bersama lembaga terkait, apakah bisa diperluas kriterianya," pungkasnya. [IPL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya