BREAKING NEWS
 

Realisasi Investasi KEK Capai Rp 84,5 T

Airlangga Berbenah Biar Kita Makin Dilirik Investor

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Senin, 29 Agustus 2022 06:40 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Dewan Nasional KEK. (Sumber ekon.go.id).

RM.id  Rakyat Merdeka - Realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Secara kumulatif di triwulan II-2022, mencapai Rp 84,5 triliun dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 32.850 orang. Pemerintah memastikan terus berbenah untuk meningkatkan daya tarik investor.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, realisasi investasi di KEK tidak lepas dari upaya perbaikan Pemerintah melalui Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dengan melakukan perluasan kegiatan usaha.

Yaitu, jasa kesehatan dan pen­didikan, pemberian insentif dan kemudahan, penataan kelem­bagaan, sampai sistem elektronik perizinan berusaha. Dan kegiatan pendukung melalui Online Single Submission (OSS).

Baca juga : Realisasi Belanja Infrastruktur PUPR Capai Rp 47,79 Triliun

“Dampak dari perbaikan tersebut dapat dilihat dari kemajuan yang pesat atas 4 KEK yang ditetap­kan pada tahun 2021 atau setelah Undang-Undang Cipta Kerja hadir,” kata Airlangga dalam keterangannya, Sabtu (27/8).

Keempat KEK itu yakni KEK Nongsa dan KEK Batam Aero Technic di Batam Provinsi Kepulauan Riau, KEK Lido di Provinsi Jawa Barat, dan KEK Gresik di Jawa Timur.

Airlangga yang juga Ketua De­wan Nasional KEK mengatakan, keempat KEK tersebut dalam jangka waktu 1 tahun telah me­realisasikan investasi sebesar Rp 29,1 triliun dan lapangan kerja baru sebanyak 9.746 orang.

Baca juga : Gobel: Investasi Jepang Selalu Berdayakan Tenaga Kerja Di Negara Setempat

Ke depan, potensi investasi di KEK akan terus ditingkatkan se­hingga lapangan kerja baru dapat semakin diperluas. Dan, meningkat­kan multiplier effect yang berman­faat bagi masyarakat di daerah.

“Dewan Nasional KEK ber­harap Kementerian Keuangan dapat me-review kembali ben­tuk, besaran, dan proses fasilitas yang diberikan KEK. Terutama untuk menghadapi persaingan global dan menarik investasi di Indonesia,” kata Airlangga.

Dijelaskannya, Dewan Na­sional KEK juga telah men­dorong implementasi Sistem Aplikasi KEK dalam pelayanan kepabeanan yang didukung oleh Indonesia National Single Window (INSW).

Adsense

Baca juga : Lobi Airlangga Dan Agus Ke Jepang Berbuah Manis

Sistem tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengusaha untuk melaku­kan ekspor atau impor bahan baku. Serta pengeluaran ba­rang ataupun produk ke dalam negeri.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense