BREAKING NEWS
 

Sejahterakan Petani, Kementan Genjot Padat Karya di Sektor Perkebunan

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 13 April 2020 22:15 WIB
Kasdi Subagyono (Foto: Dok. Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berkomitmen menggenjot padat karya di sektor perkebunan. Hal ini dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan petani. Di 2020, program padat karya diharapkan dapat memberikan peluang kerja bagi masyarakat pengangguran atau rakyat yang membutuhkan, khususnya petani dan pekebun. 

"Sesuai arahan Presiden agar mengutamakan program padat karya dengan memberikan peluang kerja bagi mereka yang kurang mampu, yang menganggur di desa dengan model upah kerja," kata Dirjen Perkebunan, Kementan, Kasdi Subagyono, di Jakarta, Senin (13/4).

Adsense

Baca juga : Bolehkan Ojol Bawa Penumpang, Kemenhub: Syaratnya Diperketat

Kasdi mengatakan, pihaknya kini tengah berupaya menghadapi dampak Covid-19 bagi para pekebun, melalui padat karya di sub sektor perkebunan. “Kementan melalui Ditjenbun ikut berperan dalam penanggulangan Covid-19. Antara lain dengan pembelian vitamin, masker, dan penambah daya tahan tubuh untuk pegawai Ditjen Perkebunan dan Pekebun,” katanya.

Kasdi menyebutkan, Ditjenbun juga turut melakukan penyediaan angkutan untuk pendistribusian pangan khususnya gula dan minyak goreng dari wilayah sentra produksi ke provinsi lain yang mengalami kekurangan pasokan. Sedangkan operasi pasar dilakukan untuk memenuhi 40 pasar Jabodetabek dan pasar seluruh provinsi.

Baca juga : Siaga Covid-19, Kementan Amankan Produk Pertanian Ilegal di Sejumlah Daerah

Untuk pemberian upah kerja, lanjut Kasdi, dengan melibatkan pekebun pada kegiatan-kegiatan APBN Ditjenbun, “Pemberian upah kerja diberikan khususnya kepada seluruh provinsi yang ada kegiatan antara lain mencakup kegiatan pembangunan dan pemeliharaan kebun sumber benih, gerakan pengendalian OPT, pembukaan lahan tanpa bakar, peremajaan, perluasan, rehabilitasi, dan intensifikasi,” katanya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense